Pematangsiantar, Sinata.id – Nama Winda Can mendadak ramai diperbincangkan warganet setelah sebuah video yang dikaitkan dengannya beredar luas di media sosial.
Sosok yang dikenal sebagai pedagang jus tersebut disebut-sebut berasal dari wilayah Duren, yang oleh sebagian pengguna internet diasosiasikan dengan kawasan Duren Sawit, Jakarta.
Perhatian publik muncul setelah potongan video memperlihatkan Winda berada di dalam kamar dan kamar mandi. Dalam cuplikan singkat itu, ia terlihat memegang sebuah botol parfum dengan ekspresi yang dinilai ambigu oleh sebagian penonton. Video tersebut kemudian menyebar cepat di berbagai platform media sosial dan memicu beragam spekulasi.
Seiring viralnya konten tersebut, banyak netizen berupaya mencari video versi lengkap yang diklaim beredar dalam beberapa durasi. Pencarian masif ini membuat nama Winda menjadi topik hangat di kolom komentar dan berbagai forum daring.
Baca juga:Viral Penyiraman Air Keras di Jakarta Pusat, Tiga Pelajar SMA Diburu Polisi
Di tengah sorotan publik, Winda dikabarkan telah memprivat seluruh akun media sosial miliknya. Langkah ini diduga sebagai upaya meredam perhatian serta mencegah penyebaran konten yang semakin meluas. Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari yang bersangkutan terkait video tersebut.
Ketiadaan pernyataan langsung memicu beragam asumsi. Sebagian warganet menilai unggahan itu sebagai kekeliruan yang tidak pantas dikonsumsi ruang publik, sementara lainnya mengingatkan pentingnya menjaga privasi dan tidak menarik kesimpulan tanpa penjelasan resmi.
Disebut Beredar dalam Empat Video
Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, video yang dikaitkan dengan Winda disebut terdiri dari empat bagian dengan durasi berbeda-beda. Ada klaim yang menyebut durasi keseluruhan mencapai 7 menit 45 detik.
Konten tersebut disebut menampilkan aktivitas pribadi di kamar mandi, termasuk adegan memegang botol parfum. Perhatian warganet semakin besar karena selama ini Winda dikenal tampil sederhana dan kerap mengenakan hijab dalam kesehariannya.
Waspada Tautan Palsu
Di tengah tingginya rasa penasaran publik, muncul pula berbagai tautan yang mengatasnamakan “link video Winda Can”. Tautan tersebut banyak beredar melalui kolom komentar, pesan pribadi, hingga grup percakapan.
Baca juga:Viral Pria “Gendong Mayat” di Tambora, Ternyata Hoaks!
Masyarakat diimbau untuk tidak sembarangan mengklik tautan yang tidak jelas sumbernya. Dalam banyak kasus serupa, link viral kerap dimanfaatkan untuk praktik phishing, penipuan digital, atau penyebaran malware yang dapat merugikan pengguna.
Fenomena ini menjadi pengingat bahwa isu viral di media sosial sering kali dibarengi risiko keamanan digital. Pengguna diharapkan lebih bijak dalam menyikapi konten yang beredar dan tetap menghormati privasi individu.
Hingga saat ini, publik masih menunggu klarifikasi resmi dari Winda terkait video yang membuat namanya ramai diperbincangkan di jagat maya. (A02)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini