Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 04 Juni 2026 |17:08 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K DMI • BLW • FOB TDUKU • FRC TBAYUR • FRC PLMBG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
MERANTI7 N4 (MERANTI7)
Vol: 0.5K · DMI
15025 (AGM) 15010 (IBP) 14921 (EUP) 15075 AGM ACC
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · BLW
15025 (ARM) 15010 (MM) 14951 (EOP) 15075 ARM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
14825 (AGM) 14785 (MM) 14736 (PRISCOLIN) 14875 AGM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FRC TBAYUR
14880 (WIRA) 14759 (WNI) 8000 (PRCW) 14945 WIRA ACC
N7 N4 (N7)
Vol: 0.5K · FRC PLMBG
14875 (AGM) 14860 (MM) 14771 (PRISCOLIN) 14925 AGM ACC
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi transaksi ACC dengan persaingan harga yang cukup ketat antar bidder. AGM memenangkan tender DMI, FOB TDUKU, dan FRC PLMBG, sementara ARM unggul di BLW dan WIRA memenangkan tender FRC TBAYUR. Tender LOCO LUWU belum terdapat bidder.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Olahraga

Australia Open 2026 Jadi Ajang Pembuktian Ganda Putri Indonesia Lagi

australia open 2026 jadi ajang pembuktian ganda putri indonesia lagi
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Raymond Indra dan Nikolaus Joaq. (tribunnews)

Jakarta, Sinata.id – Sebanyak 12 wakil Indonesia akan berlaga pada Australia Open 2026 yang berlangsung di Sydney setelah menyelesaikan perjuangan mereka di Indonesia Open 2026.

Harapan besar kembali disematkan kepada sektor ganda putri yang menunjukkan perkembangan positif sepanjang musim ini. Tahun lalu, Indonesia mencatatkan prestasi membanggakan dengan terciptanya final sesama wakil Merah Putih melalui pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.

Advertisement

Selain final sektor ganda putri, publik bulu tangkis Indonesia juga sempat disuguhkan derbi nasional di nomor ganda putra antara Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

Ganda Putri Tunjukkan Tren Positif

Pada Indonesia Open 2026, lima pasangan ganda putri Indonesia tampil di turnamen level Super 1000 tersebut. Hasil terbaik diraih Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum yang sukses melangkah hingga babak semifinal.

Baca Juga  Bodo/Glimt Tekuk Inter Milan 3-1, Nerazzurri Membeku di Aspmyra

Perjalanan Rachel/Febi akhirnya terhenti setelah kalah dari pasangan peringkat satu dunia asal China, Liu Sheng Shu/Tan Ning.

Pelatih ganda putri PP PBSI, Karel Mainaky, menilai anak asuhnya sebenarnya memiliki peluang untuk memberikan perlawanan lebih baik.

“Rachel dan Febi sebenarnya punya peluang. Mereka sudah berusaha menguasai permainan, tetapi masih ada beberapa momen yang membuat mereka ragu-ragu,” ujar Karel dalam keterangan resmi PBSI pada Senin (8/6/2026).

Meski gagal melangkah ke final, Karel menilai pencapaian tersebut patut diapresiasi karena Rachel/Febi baru dipasangkan sekitar sembilan bulan. Menurutnya, pengalaman menghadapi pemain elite dunia akan menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas permainan.

Selain Rachel/Febi, dua pasangan Indonesia lainnya berhasil mencapai babak perempat final, yakni Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.

Baca Juga  Di Sini Menonton Piala Thomas dan Uber 2026

Fadia/Tiwi harus mengakui keunggulan pasangan Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto. Sementara Ana/Trias terhenti setelah kalah dari rekan senegaranya, Rachel/Febi. Adapun Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari serta Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine tersingkir pada babak pertama.

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini