Jakarta, Sinata.id – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada dan mempersiapkan perjalanan dengan baik saat menghadapi puncak arus balik Lebaran 2026.
Ia mengimbau pemudik, baik pengguna kendaraan pribadi maupun angkutan umum, untuk menjaga kondisi fisik, mengatur waktu perjalanan, serta mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan.
Menurutnya, pemudik tidak disarankan memaksakan diri jika mengalami kelelahan selama perjalanan. Keselamatan, kata dia, harus menjadi prioritas utama dibandingkan keinginan untuk cepat sampai tujuan.
Peningkatan mobilitas masyarakat mulai terlihat berdasarkan data Posko Harian Angkutan Lebaran 2026 pada H+2 atau 23 Maret 2026.
Jumlah keberangkatan penumpang angkutan umum tercatat mencapai 1.448.306 orang, meningkat 12,37 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mencapai 1.288.869 orang.
Moda transportasi perkeretaapian mencatat jumlah penumpang sebanyak 505.297 orang, yang terdiri atas 267.432 penumpang antar kota dan 237.865 penumpang perkotaan regional, atau naik 6,07 persen dibandingkan tahun lalu.
Sementara itu, moda udara melayani 277.937 penumpang, terdiri dari 224.893 penumpang domestik dan 53.044 penumpang internasional, meningkat 17,93 persen.
Untuk moda laut, jumlah penumpang tercatat 106.920 orang atau turun 2,79 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Adapun moda penyeberangan mencatat 315.277 penumpang atau naik 19,78 persen.
Sementara moda darat mencapai 242.875 penumpang, yang terdiri dari 230.401 penumpang bus dan 12.474 penumpang travel, meningkat 19,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Menhub menilai tingginya pergerakan masyarakat harus diimbangi dengan kesiapan yang matang, termasuk memastikan kondisi tubuh dan kendaraan dalam keadaan prima.
Kementerian Perhubungan, lanjutnya, terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjaga kelancaran arus balik di sejumlah titik transportasi seperti jalan tol, jalan nasional, terminal, stasiun, pelabuhan, hingga bandara.
Selain itu, masyarakat diminta untuk memantau informasi perjalanan melalui kanal resmi, datang lebih awal ke titik keberangkatan, serta menyiapkan kebutuhan perjalanan secara menyeluruh.
Bagi pengguna kendaraan pribadi, ia mengingatkan pentingnya beristirahat secara berkala di rest area terdekat apabila merasa lelah.
Sementara pengguna angkutan umum diminta mematuhi aturan dan menjaga ketertiban selama perjalanan.
Ia menegaskan kelancaran arus balik membutuhkan peran serta semua pihak, sehingga masyarakat diharapkan tetap disiplin dan mengutamakan keselamatan agar dapat tiba di tujuan dengan aman dan nyaman. (A18)
Sumber: Situs Kemenhub









Jadilah yang pertama berkomentar di sini