Pematangsiantar, Sinata.id – Suasana duka menyelimuti Sekolah Sultan Agung Pematangsiantar, atas meninggalnya Aldo (12), siswa kelas VI, dalam peristiwa kebakaran ruko yang terjadi pada Rabu subuh (29/10/2025).
Kepala Sekolah SD Sultan Agung, Hui Mei, menyampaikan ucapan belasungkawa atas tragedi yang menimpa siswanya.
“Kami mengucapkan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Aldo. Anaknya baik dan juga orangnya aktif di kegiatan ekstrakurikuler Taekwondo,” ujarnya ditemui Sinata.id
Dia menjelaskan, kepulangan Aldo turut dirasakan seluruh keluarga besar Yayasan Sultan Agung. “Kami semuanya, bukan saja pihak SD yang kehilangan, namun seluruh Yayasan Sultan Agung bersedih akan kepergian almarhum,” ujarnya.
Ditempat yang sama, kesedihan juga dirasakan Wali Kelas Aldo, Eni Rostati. Ia mengungkapkan Aldo sudah mereka anggap seperti anak sendiri.
“Dia sudah kami anggap keluarga, Aldo anak yang aktif di pasukan berbaris sekolah. Dia sangat senang dengan mata pelajaran olahraga, ia juga pernah mengikuti kejuaraan Taekwondo di Malaysia dan Singapura,” tutur Eni.
Baca: Bocah SD yang Terjebak dalam Kebakaran Ruko Berusaha Selamatkan Ponsel
Eni mengutarakan jika tidak ada tanda – tanda bahwa almarhum akan pergi untuk selamanya. Sebab, kemarin, 28 Oktober 2025, Aldo masih menghadiri upacara Hari Sumpah Pemuda. “Kemarin dia masih ikut upacara Sumpah Pemuda, makanya kawan-kawannya pada nangis semua,” kata Eni.
Sebelumnya, kebakaran menimpa rumah toko tiga lantai milik Jubakner Pangaribuan, paman Aldo di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar. Insiden tersebut menyebabkan Aldo meninggal diduga akibat menghirup asap kebakaran. (SN14)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini