Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Regional

Ainin Trisea, Penyandang Disabilitas Lolos CPNS Pemko Medan: Siap Mengabdi

ainin trisea yunanda, seorang penyandang disabilitas tuna daksa, resmi menerima sk pengangkatan dari wali kota medan.
Ainin Trisea Yunanda, seorang penyandang disabilitas tuna daksa, resmi menerima SK pengangkatan dari Wali Kota Medan.

Medan, Sinata.id – Momen penuh haru menyelimuti upacara penyerahan Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota Medan, Rabu (23/04/2025), ketika Ainin Trisea Yunanda, seorang penyandang disabilitas tuna daksa, resmi menerima SK pengangkatan dari Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.

Wajah Ainin memancarkan kebahagiaan yang tak bisa disembunyikan. “Alhamdulillah, saya lulus di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil,” ucapnya dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca.

Advertisement

Ainin, 31 tahun, bercerita bahwa dirinya mengalami disabilitas sejak tahun 2015 akibat cedera saat mengikuti pertandingan karate. “Saya mengalami dislokasi pinggul dan operasi yang saya jalani gagal. Itu awal saya mulai menjadi penyandang disabilitas,” ungkap mantan atlet karate dan tolak peluru ini.

Baca Juga  Polres Tebing Tinggi Amankan Kejuaraan Pencak Silat Invitation Sumut 2026 di GOR Asber Nasution

Tanpa pengalaman kerja sebelumnya, Ainin sempat merasa bingung menentukan arah masa depan. Namun peluang yang dibuka Pemko Medan untuk penyandang disabilitas menjadi titik balik hidupnya.

“Pemko Medan memberi kesempatan melalui formasi khusus yang sesuai dengan latar belakang pendidikan saya di jurusan Ilmu Komunikasi. Ini benar-benar kesempatan emas,” ujarnya.

Warga Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah ini juga menekankan bahwa soal seleksi CPNS jalur disabilitas tidak lebih mudah dibanding jalur umum. “Soal-soalnya sama, hanya passing grade-nya yang berbeda,” tuturnya.

Kini, dengan status sebagai CPNS, Ainin berkomitmen untuk melayani masyarakat secara profesional. “Insya Allah saya akan memberikan pelayanan terbaik dan menjadi kebanggaan bagi keluarga, Kota Medan, dan semua yang percaya pada saya,” ucapnya penuh semangat.

Baca Juga  Pemko Medan Gandeng BKMT untuk Program Keagamaan dan UMKM Halal

Menurut data Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kota Medan, total 529 CPNS menerima SK dalam upacara tersebut. Enam di antaranya adalah penyandang disabilitas, termasuk Ainin.

Kelima CPNS disabilitas lainnya adalah:

Nurhayati Widhya Putri (tuna daksa, pengguna kaki palsu) – Sekretariat Daerah Kota Medan

Chery Mileni Christina Manalu (tuna daksa, tubuh kaku) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Frans Jordan Marpaung (tuna daksa, kaki dan tangan kiri lemah) – Sekretariat Daerah

Fanganduru (tuna rungu) – Badan Keuangan dan Aset Daerah

Walber (tuna daksa, kaki) – Dinas Sosial Kota Medan

Upacara tersebut menjadi bukti nyata bahwa inklusi bukan hanya wacana, tetapi mulai mewujud dalam aksi nyata di birokrasi pemerintahan. Semangat dan perjuangan Ainin menjadi inspirasi bagi semua yang sedang memperjuangkan mimpi dalam keterbatasan. (Andrew Jire)

Baca Juga  Ratusan Mobil Hias Meriahkan Pawai Takbir Tapteng 2026, Bupati Masinton Imbau Tertib

Advertisement

Komentar