Pematangsiantar, Sinata.id — Pergerakan jumlah penonton film nasional dan internasional terus mengalami dinamika berdasarkan data Cinepoint, Kamis (8/1/2026).
Sejumlah judul papan atas masih mendominasi, meski tren penurunan harian mulai terlihat seiring bergulirnya pekan penayangan.
Film Agak Laen: Menyala Pantiku! masih memimpin tambahan penonton harian dengan 33.971 penonton, meskipun turun 26,79 persen dibanding hari sebelumnya. Secara kumulatif, film komedi tersebut telah mengoleksi 10.636.878 penonton, memperkokoh posisinya di puncak persaingan box office nasional.
Di posisi kedua, film horor Dusun Mayit mencatat tambahan 30.610 penonton, turun 18,06 persen, dengan total 569.390 penonton. Sementara itu, film internasional Avatar: Fire and Ash menambah 29.441 penonton, turun 20,61 persen, dan kini mengantongi 5.760.728 penonton.
Baca juga:Gila! Baru 36 Hari, Agak Laen Resmi Kudeta Takhta Film Terlaris Indonesia Sepanjang Sejarah
Film Baru Mulai Catat Pembukaan
Sejumlah judul anyar mulai mencatatkan estimated opening. Film Musuh Dalam Selimut membuka dengan 26.954 penonton, disusul Suka Duka Tawa yang meraih 20.171 penonton pada hari pertamanya.
Film Malam 3 Yasinan turut masuk dengan 11.915 penonton, sementara Uang Passolo mencatat pembukaan awal sebesar 6.988 penonton.
Adapun film yang telah lebih lama tayang juga masih bergerak. Janur Ireng menambah 17.661 penonton, turun 30,42 persen, dengan total 1.140.651 penonton. Greenland 2: Migration memperoleh 14.212 penonton, turun 34,72 persen, dan mengoleksi 35.984 penonton.
Film MoDUAl Nekad menambah 7.958 penonton (turun 38,39 persen) dengan total 316.840 penonton, sementara The Housemaid relatif stabil dengan tambahan 7.728 penonton, hanya turun 1,02 persen, dan total 106.983 penonton.
Data Sementara Jumat, 9 Januari 2026
Memasuki Jumat (9/1/2026), data sementara menunjukkan Avatar: Fire and Ash berada di posisi teratas dengan 1.758 penonton, turun tipis 0,79 persen. Dusun Mayit menyusul dengan 1.172 penonton (turun 5,48 persen), diikuti Agak Laen: Menyala Pantiku! dengan 1.094 penonton (turun 2,67 persen).
Baca juga:Wesly Silalahi Apresiasi Agak Laen 2: Komedi Ringan, Pesan Mendalam
Film Musuh Dalam Selimut menjadi satu-satunya judul yang mencatat kenaikan harian, yakni 1.065 penonton atau naik 5,03 persen. Suka Duka Tawa berada di angka 986 penonton, turun 5,28 persen.
Penurunan juga dialami film lain seperti Greenland 2: Migration dengan 955 penonton (turun 10,83 persen), Janur Ireng dengan 852 penonton (turun 3,84 persen), serta Malam 3 Yasinan di angka 789 penonton (turun 1,25 persen).
Film We Bury The Dead mulai mencatat penonton dengan 407 penonton pada hari pembukaannya, sementara The Housemaid relatif stabil di angka 384 penonton, naik tipis 0,26 persen.
Pecahkan Rekor, Agak Laen: Menyala Pantiku! Cetak Sejarah
Film Agak Laen: Menyala Pantiku! resmi mencatat sejarah sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa. Film garapan produser Ernest Prakasa dan Dipa Andika ini terus mencatat lonjakan penonton sejak awal 2026.
Disutradarai sekaligus ditulis oleh Muhadkly Acho, film ini dibintangi oleh empat podcaster Agak Laen, yakni Bane Dion, Oki Rengga, Boris Bokir, dan Indra Jegel.
Baca juga:Agak Laen 2 Menelanjangi Kebiasaan Mudahnya Percaya Penampilan
Dikutip dari akun Instagram resmi @narasi.tv, Jumat (9/1/2026), rekor tersebut dicapai setelah film ini menembus 10.370.135 penonton dalam 38 hari penayangan, sekaligus menggeser rekor sebelumnya yang dipegang film Jumbo. Pemecahan rekor ini terbilang singkat, hanya berselang sekitar enam bulan sejak Jumbo dirilis.
Kesuksesan Agak Laen 2 mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap film komedi lokal. Cerita yang dekat dengan keseharian serta kekuatan karakter dinilai menjadi daya tarik utama film ini. Capaian tersebut juga berdampak signifikan pada industri perfilman nasional, dengan total kumulatif penonton Indonesia sepanjang 2025 dilaporkan telah melampaui 80 juta penonton.
Sebagai bentuk apresiasi, para pemain utama Agak Laen 2 dijadwalkan menyapa penonton secara langsung di Tangerang, Medan, dan Bekasi, yang tercatat sebagai tiga kota dengan jumlah penonton terbanyak. (A02)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini