Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 4 Mei 2026 |15:05 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15415 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15145 EUP ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15198 (PRISCOLIN) 15097 (PAA) 15100 (AGM) 15215 PRISCOLIN ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14875 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14850 14589 (MNA) 14600 (PBI) 14965 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15035 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • PRISCOLIN unggul pada FOB TDUKU
  • Segmen LOCO masih cenderung melemah dan belum merata
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Joget di Arena Pesta Berubah Tragis, Satu Orang Tewas Ditikam

joget di arena pesta berubah tragis, satu orang tewas ditikam
Ilustrasi.

Sikka, Sinata.id – Suasana pesta pernikahan di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), berubah menjadi tragedi berdarah. Seorang pemuda berinisial AAM (25), warga Kelurahan Kabor, Kecamatan Alok, tewas usai ditikam oleh ANM (25) pada Sabtu (23/8/2025) dini hari. Dua orang lainnya mengalami luka serius dan tengah menjalani perawatan medis di RSUD dr TC Hillers Maumere.

Kasubsi Penmas Seksi Humas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga, mengungkapkan peristiwa berawal ketika korban dan pelaku yang tidak saling mengenal ikut berjoget di arena pesta. Keduanya sempat meninggalkan arena, kemudian kembali lagi beberapa menit kemudian.

Advertisement

Saat berjoget, ANM disebut melakukan gerakan kasar yang memicu teguran dari teman korban. Teguran tersebut membuat pelaku tersulut emosi.

Baca Juga  Polsek Kutalimbaru Tangkap Tolik, Mengaku Beraksi di 48 Lokasi

“Pelaku langsung melayangkan pukulan, kemudian mengeluarkan sebilah pisau dan menikam tiga orang. Satu korban meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka berat dan kini dirawat di rumah sakit,” jelas Leonardus.

Keluarga korban telah melaporkan kejadian ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sikka dengan nomor laporan LP/B/128/VIII/2025/SPKT/POLRES SIKKA/POLDA NTT.

Setelah menerima laporan, polisi bergerak cepat dengan mengamankan barang bukti dan memburu pelaku.

“Kurang dari tiga jam setelah kejadian, tim Reskrim Polres Sikka berhasil menangkap terduga pelaku. Saat ini yang bersangkutan sedang diperiksa untuk mendalami motif serta kemungkinan adanya pelaku lain,” tambahnya. (A46)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini