Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 04 Juni 2026 |17:08 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K DMI • BLW • FOB TDUKU • FRC TBAYUR • FRC PLMBG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
MERANTI7 N4 (MERANTI7)
Vol: 0.5K · DMI
15025 (AGM) 15010 (IBP) 14921 (EUP) 15075 AGM ACC
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · BLW
15025 (ARM) 15010 (MM) 14951 (EOP) 15075 ARM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
14825 (AGM) 14785 (MM) 14736 (PRISCOLIN) 14875 AGM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FRC TBAYUR
14880 (WIRA) 14759 (WNI) 8000 (PRCW) 14945 WIRA ACC
N7 N4 (N7)
Vol: 0.5K · FRC PLMBG
14875 (AGM) 14860 (MM) 14771 (PRISCOLIN) 14925 AGM ACC
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi transaksi ACC dengan persaingan harga yang cukup ketat antar bidder. AGM memenangkan tender DMI, FOB TDUKU, dan FRC PLMBG, sementara ARM unggul di BLW dan WIRA memenangkan tender FRC TBAYUR. Tender LOCO LUWU belum terdapat bidder.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Sains & Teknologi

Heboh! Ilmuwan Akhirnya Ungkap Rahasia Lubang Hitam di Bima Sakti

heboh! ilmuwan akhirnya ungkap rahasia lubang hitam di bima sakti
Peta 3D galaksi Bima Sakti. (esa)

Jakarta, Sinata.id – Para astronom berhasil mengungkap salah satu misteri terbesar di pusat Galaksi Bima Sakti yang telah menjadi perdebatan selama lebih dari lima dekade.

Untuk pertama kalinya, ilmuwan menemukan bukti kuat adanya embusan angin kosmik yang berasal dari Sagittarius A* (Sgr A*), lubang hitam supermasif yang berada di pusat galaksi tempat Tata Surya berada.

Advertisement

Penemuan ini memberikan pemahaman baru mengenai aktivitas lubang hitam yang selama ini dianggap relatif tenang dibandingkan lubang hitam aktif di galaksi lain.

Bukti Angin Kosmik dari Lubang Hitam Supermasif

Selama bertahun-tahun, para ilmuwan meyakini bahwa lubang hitam tidak hanya menyerap materi di sekitarnya, tetapi juga dapat melepaskan sebagian energi dan material dalam bentuk aliran plasma atau angin kosmik.

Baca Juga  Jadwal MPL ID S17 Week 1 Resmi, Royal Derby RRQ vs ONIC Memanas

Meski fenomena tersebut telah banyak diamati pada galaksi lain, keberadaannya di Sagittarius A* sulit dibuktikan karena posisi Bumi yang harus mengamati pusat galaksi melalui lapisan debu dan gas yang sangat tebal.

Mark Gorski, peneliti dari Northwestern University yang memimpin studi tersebut, mengatakan bahwa setiap lubang hitam yang tidak berada dalam ruang hampa sempurna berpotensi menghasilkan embusan angin.

“Dengan data terbaru, kami akhirnya mendapatkan pandangan yang cukup jelas untuk mengidentifikasi jejak angin tersebut. Temuan ini merupakan sesuatu yang telah dicari para astronom selama puluhan tahun,” ujar Gorski.

Rongga Misterius Jadi Petunjuk Penting

Penemuan ini berawal dari identifikasi sebuah rongga berbentuk kerucut di sekitar Sagittarius A*. Area tersebut terlihat kosong dari gas karbon monoksida dingin yang biasanya banyak ditemukan di wilayah pusat galaksi.

Baca Juga  Fakta Hujan Meteor Lyrid April 2026 dan Waktu Terbaik Melihatnya

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini