Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 04 Juni 2026 |17:08 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K DMI • BLW • FOB TDUKU • FRC TBAYUR • FRC PLMBG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
MERANTI7 N4 (MERANTI7)
Vol: 0.5K · DMI
15025 (AGM) 15010 (IBP) 14921 (EUP) 15075 AGM ACC
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · BLW
15025 (ARM) 15010 (MM) 14951 (EOP) 15075 ARM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
14825 (AGM) 14785 (MM) 14736 (PRISCOLIN) 14875 AGM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FRC TBAYUR
14880 (WIRA) 14759 (WNI) 8000 (PRCW) 14945 WIRA ACC
N7 N4 (N7)
Vol: 0.5K · FRC PLMBG
14875 (AGM) 14860 (MM) 14771 (PRISCOLIN) 14925 AGM ACC
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi transaksi ACC dengan persaingan harga yang cukup ketat antar bidder. AGM memenangkan tender DMI, FOB TDUKU, dan FRC PLMBG, sementara ARM unggul di BLW dan WIRA memenangkan tender FRC TBAYUR. Tender LOCO LUWU belum terdapat bidder.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Regional

Disdukcapil Humbahas Rilis DKB 2025, Jumlah Penduduk 212.893 Jiwa

disdukcapil humbahas rilis dkb 2025, jumlah penduduk 212.893 jiwa
Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester II Tahun 2025 serta Data Dinamis Kependudukan (DDK) di Humbahas. (diskominfohumbahas)

Humbang Hasundutan, Sinata.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Humbang Hasundutan merilis (Humbahas) Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester II Tahun 2025 serta Data Dinamis Kependudukan (DDK) dengan cut off per 2 Juni 2026.

Berdasarkan data tersebut, jumlah penduduk Kabupaten Humbahas tercatat sebanyak 212.893 jiwa.

Advertisement

Kepala Disdukcapil Humbahas, Jara Trisepto Lumbantoruan, menjelaskan bahwa administrasi kependudukan merupakan rangkaian kegiatan penataan dan penertiban dokumen serta data penduduk melalui pendaftaran penduduk, pencatatan sipil, pengelolaan informasi administrasi kependudukan, hingga pemanfaatan data untuk berbagai kepentingan pelayanan publik.

Menurutnya, data kependudukan memiliki peran strategis dalam mendukung perencanaan pembangunan, alokasi anggaran, pembangunan demokrasi, penegakan hukum, serta pencegahan tindak kriminalitas sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan.

Baca Juga  Pengendara Motor Tewas Dilindas Mobil di Tapanuli Utara 

“Rilis data kependudukan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyediakan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan daerah,” ujar Jara, Kamis (4/6/2026).

Ia menjelaskan, DKB merupakan hasil konsolidasi dan pembersihan data yang dilakukan secara berjenjang oleh Kementerian Dalam Negeri bersama pemerintah daerah.

Sementara itu, DDK menggambarkan kondisi terkini jumlah penduduk berdasarkan berbagai peristiwa kependudukan, seperti kelahiran, kematian, perpindahan penduduk, maupun perubahan elemen data lainnya hingga batas waktu (cut off) yang telah ditetapkan.

Disdukcapil Humbahas juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam mengurus dokumen kependudukan, seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran, akta kematian, serta dokumen administrasi kependudukan lainnya.

Baca Juga  Rutan Humbang Hasundutan Apresiasi Dukcapil atas Layanan Administrasi Warga Binaan

Menurut Jara, pelaporan setiap peristiwa kependudukan dan pencatatan sipil secara tepat waktu sangat penting untuk mendukung terwujudnya data kependudukan yang akurat, lengkap, dan berkualitas.

“Data kependudukan yang valid dan mutakhir menjadi fondasi penting dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, serta perencanaan pembangunan yang tepat sasaran demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Humbahas,” katanya.

Melalui pembaruan data secara berkala, pemerintah daerah berharap seluruh program pembangunan dapat disusun berdasarkan data yang valid sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat. (SN23)

 

 

 

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini