Makassar, Sinata.id – Polemik seleksi Paskibraka tingkat nasional asal Sulawesi Selatan ramai diperbincangkan publik setelah nama siswi asal Makassar, Cathlyn Yvaine Lesmana, tidak masuk daftar peserta yang dikirim mewakili Sulsel ke tingkat nasional.
Padahal sebelumnya, Cathlyn disebut berada di peringkat tiga besar dalam tahapan seleksi tingkat provinsi dan digadang-gadang menjadi salah satu wakil kuat Sulsel.
Situasi itu memicu reaksi luas di media sosial. Apalagi, posisi Cathlyn kemudian digantikan oleh Keisha Ratu Utami, siswi dari SMAN 1 Jeneponto, yang disebut tidak masuk 10 besar pada tahapan sebelumnya.
Narasi bahwa Cathlyn “dianulir” hingga isu dugaan diskriminasi karena keturunan Tionghoa dan dianggap tidak fasih berbahasa daerah pun langsung menyebar luas di berbagai platform digital.
Publik kemudian mempertanyakan transparansi proses seleksi dan meminta hasil penilaian dibuka secara terbuka.
Pemprov Sulsel Bantah Ada “Pencoretan”
Menanggapi polemik tersebut, Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, membantah adanya pencoretan terhadap Cathlyn.
“Tidak ada yang namanya dianulir. Dianulir itu kalau sudah diumumkan lalu dibatalkan. Ini kan masih proses berjalan,” kata Jufri dikutip dari Liputan6, Rabu (27/5/2026).
Menurutnya, sejak awal memang ada peserta lain yang memiliki nilai lebih tinggi pada tahapan menuju seleksi pusat.










Jadilah yang pertama berkomentar di sini