Simalungun, Sinata.id – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Polda Sumatera Utara (Sumut) kembali menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat.
Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, menyerahkan bantuan hewan kurban berupa seekor sapi berbobot sekitar 600 kilogram kepada Persulukan Serambi Babussalam Simalungun, Senin (25/5/2026).
Penyerahan hewan kurban berlangsung di kompleks Persulukan Serambi Babussalam Al-Arif Billah Syekh Abdurrahman Rajagukguk Al Khaliy Naqsyabandi Qs, Desa Jawa Tongah, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh pimpinan persulukan, Ahmad Sabban El-Rahmaniy Rajagukguk atau yang dikenal sebagai Tuan Guru Batak (TGB).
Mewakili Kapolda Sumut, sejumlah pejabat Polres Simalungun turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolsek Tanah Jawa Kompol Banuara Manurung, Kasat Reskrim AKP Wisnugraha Paramaartha, Kasat Intel IPTU Rido Valentino Pakpahan, serta Kanit Tipiter IPDA Gagas Dewanta Aji bersama pengurus persulukan.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, mengatakan penyaluran hewan kurban tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat sekaligus simbol kedekatan aparat kepolisian dengan tokoh agama dan warga.
“Bantuan kurban dari Bapak Kapolda Sumut ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian kepada masyarakat. Polres Simalungun merasa bangga dapat menyampaikan amanah tersebut secara langsung kepada Persulukan Serambi Babussalam,” ujar AKP Verry.
Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan terlihat saat TGB Syekh Ahmad Sabban menerima bantuan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi dan doa kepada seluruh jajaran kepolisian agar selalu diberikan kesehatan serta kekuatan dalam menjalankan tugas menjaga keamanan masyarakat.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumut atas perhatian dan kepedulian ini. Semoga seluruh jajaran Polda Sumut selalu mendapat perlindungan Tuhan Yang Maha Esa dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.
TGB Ahmad Sabban juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Idul Adha sebagai sarana memperkuat persaudaraan, toleransi, dan semangat kebhinekaan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, nilai pengorbanan dalam Hari Raya Kurban harus menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan bangsa dan mempererat hubungan antarumat beragama.
“Idul Adha harus menjadi momentum memperkuat toleransi, menjaga persatuan bangsa, dan mempererat kerukunan di tengah keberagaman yang kita miliki,” tuturnya.
Ia turut mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama rangkaian ibadah Idul Adha berlangsung sehingga masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman.
Kegiatan penyerahan hewan kurban berlangsung aman, lancar, dan penuh kebersamaan. Momentum tersebut sekaligus menunjukkan sinergi antara ulama, masyarakat, dan kepolisian dalam menjaga suasana damai di Sumut, khususnya di Kabupaten Simalungun. (SN10)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini