Tapanuli Tengah, Sinata.id β Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) alokasikan bantuan keuangan sebesar Rp9 miliar untuk pembangunan jalan penghubung antara Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara dengan Kecamatan Pasaribu Tobing, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Pembangunan jalan tersebut diharapkan dapat membuka akses antarwilayah yang selama ini masih tergolong terisolir. Khususnya dari Desa Simargarap, Tapteng menuju perbatasan Tapanuli Utara.
Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu mengatakan, setelah meninjau langsung kondisi medan, anggaran yang tersedia dinilai masih belum mencukupi. Pasalnya, panjang jalan yang akan dibangun diperkirakan mencapai sekitar 6-7 kilometer dengan kondisi medan yang cukup berat.
βKita menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara atas dukungan bantuan keuangan provinsi untuk pembangunan jalan penghubung Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah. Tapi setelah melihat kondisi medan, biaya yang ada masih kurang,β sebut Masinton didampingi Plt Kadis Pekerjaan Umum (PU), Winner Napitupulu, Jumat (22/5/26).
Dikatakan Masinton, jalan tersebut dinilai memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di dua Kabupaten, khususnya Kecamatan Parmonangan dan Pasaribu Tobing yang selama ini akses jalannya belum terkoneksi dengan baik.
Selain itu, kawasan tersebut juga berbatasan dengan wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan dan dikenal sebagai daerah pertanian serta perkebunan masyarakat.
Katanya, masyarakat setempat sejak lama telah memiliki hubungan ekonomi dan budaya yang erat. Dahulu akses perdagangan hanya melalui jalur tradisional dengan berjalan kaki, namun kini sudah dapat dilalui sepeda motor.
Komoditas utama masyarakat di kawasan itu seperti hasil perkebunan dan minyak nilam. Dengan terbukanya akses jalan, distribusi hasil kebun diharapkan menjadi lebih mudah dan meningkatkan perekonomian warga.
Akses pendidikan juga diperkirakan akan semakin terbantu. Sebab sebelumnya, anak-anak dari wilayah Hajoran diketahui bersekolah ke wilayah Sorkam melalui jalur yang cukup sulit, tuturnya
Jalan Menuju Desa Sipakpahi
Disampaikan juga, terkait jalan menuju Desa Sipakpahi yang nyaris putus akibat longsor dan banjir bandang beberapa waktu lalu, pemerintah berharap perbaikannya dapat dilakukan tahun ini menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).
βUntuk jalan yang nyaris putus itu nanti dikoordinasikan dengan PU menggunakan anggaran BTT. Besaran anggarannya masih dihitung secara teknis oleh PU,β pungkas Masinton.(SN16)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini