Banda Aceh, Sinata.id – Proses seleksi penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 di lingkungan Polda Aceh memasuki tahapan ujian kemampuan jasmani. Kegiatan tersebut digelar di Stadion Harapan Bangsa, Kamis (21/5/2026).
Sebanyak 76 peserta mengikuti tahapan seleksi fisik tersebut, terdiri dari 70 calon taruna dan 6 calon taruni. Ujian dilaksanakan oleh Biro SDM Polda Aceh sebagai bagian dari rangkaian penerimaan calon perwira Polri tahun ini.
Pelaksanaan tes kemampuan jasmani turut dipantau langsung oleh Marzuki Alibasyah bersama jajaran pejabat utama Polda Aceh, panitia seleksi, serta tim pengawas internal dan eksternal.
Dalam tahapan ini, peserta menjalani sejumlah materi pengujian fisik, di antaranya lari, pull up atau chinning, sit up, push up, dan shuttle run. Seluruh rangkaian tes difokuskan untuk mengukur daya tahan dan kesiapan fisik peserta sebagai salah satu syarat dasar pembentukan calon perwira Polri.
Kapolda Aceh menyebut kemampuan fisik dan mental menjadi aspek penting dalam proses seleksi calon anggota kepolisian. Menurutnya, institusi Polri membutuhkan calon perwira yang memiliki ketahanan, disiplin, dan integritas dalam menjalankan tugas.
Untuk menjaga transparansi pelaksanaan seleksi, seluruh proses ujian turut direkam sebagai bagian dari pengawasan dan dokumentasi. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan tahapan penerimaan berjalan sesuai prinsip objektivitas, akuntabilitas, dan keterbukaan.
Selain Kapolda Aceh, kegiatan itu juga dihadiri Joko Susilo beserta jajaran pejabat utama lainnya yang melakukan pemantauan langsung terhadap jalannya proses seleksi. (T. Jamaluddin/ SN7)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini