Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 20 Mei 2026 |18:50 WIB |Volume: 0.5K • 2.6K • 0.5K • 0.5K • 0.2K DMI • FOB PALOPO • DMI • DMI • LOCO PARINDU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
- 11010 (MNA) - 15150 WD
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi status WD. Tender DMI mencatat CTR di level 15.500 dengan bidder IMT, IBP, dan PAA. Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder. Tender LOCO PARINDU mencatat penawaran MNA di level 11.010 dengan CTR 15.150.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Pematangsiantar

IPA Diharapkan Cetak Generasi Berkarakter dan Bebas Narkoba di Musda XIII

ipa diharapkan cetak generasi berkarakter dan bebas narkoba di musda xiii
Musda IPA Kota Pematangsiantar

Pematangsiantar, Sinata.id – Wali Kota Wesly Silalahi memberikan apresiasi tinggi kepada Ikatan Pelajar Al-Washliyah (IPA) yang dinilai konsisten membina generasi muda melalui berbagai kegiatan positif, edukatif, dan sarat nilai keislaman.

Hal itu disampaikannya saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XIII Pimpinan Daerah IPA Kota Pematangsiantar di Gedung Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Kamis (21/05/2026).

Advertisement

Dalam sambutannya, Wesly mengatakan, organisasi pelajar seperti IPA memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.

Menurutnya, musda bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi menjadi ruang strategis melahirkan gagasan dan kepemimpinan baru demi kemajuan organisasi serta pembangunan daerah.

“Generasi muda harus diarahkan pada kegiatan yang membangun, berprestasi, dan menjauh dari pengaruh negatif seperti narkoba maupun pergaulan bebas. IPA telah menunjukkan peran nyata dalam pembinaan tersebut,” ujar Wesly.

Baca Juga  Tersangka Julham Situmorang Sempat Masuk Rumah Sakit, Kini Menghilang Jelang Diserahkan ke Jaksa

Ia juga menilai tema Musda XIII IPA, “Mengokohkan Kepemimpinan Pelajar Al-Washliyah Menuju Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras”, sejalan dengan semangat pembangunan Kota Pematangsiantar menuju daerah yang maju dan harmonis.

Wesly memastikan Pemerintah Kota Pematangsiantar akan terus membuka ruang kolaborasi dengan organisasi kepemudaan dan pelajar, terutama dalam bidang pendidikan, sosial, keagamaan, serta penguatan karakter generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

“Kami berharap IPA terus menjadi wadah pembinaan anak muda yang berakhlak, memiliki wawasan kebangsaan, serta mampu menjaga persatuan dan toleransi di tengah masyarakat,” katanya.

Di hadapan peserta musda, Wesly juga mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan dan mengedepankan musyawarah dalam menentukan kepemimpinan organisasi.

“Pilihlah pemimpin yang amanah, visioner, dan mampu membawa organisasi semakin berkembang. Jangan jadikan perbedaan sebagai pemecah persatuan,” pesannya.

Baca Juga  Pemko Siantar Terbitkan Izin Bangunan Nol Rupiah untuk 1.333 Unit Rumah MBR

Sementara itu, Ketua PD Al-Washliyah Kota Pematangsiantar, Muhammad Ishak Hutasuhut, menegaskan bahwa Musda harus menjadi momentum kebangkitan pelajar untuk bergerak ke arah yang lebih positif dan produktif.

Ia mengingatkan generasi muda agar menjauhi narkoba, tindakan asusila, dan berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan.

“Pemuda harus berpikir maju dan mampu memberi manfaat bagi masyarakat serta menjaga kondusivitas kota,” tegasnya.

Ishak juga mengapresiasi capaian Kota Pematangsiantar yang dinilai mengalami peningkatan dalam indeks toleransi serta keberhasilan BKPRMI meraih predikat terbaik tingkat nasional.

Ketua KNPI Kota Pematangsiantar terpilih, Arif Harahap, menilai kehadiran Wali Kota dalam forum musda menjadi bukti bahwa pemerintah menempatkan pemuda sebagai mitra strategis pembangunan daerah.

Menurutnya, IPA selama ini telah menjadi laboratorium kader yang mampu melahirkan generasi muda berintegritas dan tetap menjaga nilai moral serta spiritual di era digital.

Baca Juga  Pemuda Muhammadiyah Usulkan Relokasi Pedagang Sekitar Masjid Taqwa

IPA harus tetap menjadi agen perubahan yang kreatif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.

Ketua PD IPA Kota Pematangsiantar, Ahmad Nurdin, mengajak seluruh peserta musda menjaga kekompakan organisasi meski terdapat dinamika dalam forum.

“Perbedaan pendapat itu hal biasa dalam organisasi, tetapi jangan sampai merusak persaudaraan di tubuh IPA,” katanya.

Sementara Ketua PW IPA Sumatera Utara, Ahmad Irham Tajhi, menekankan pentingnya adab dan persatuan di kalangan generasi muda. Ia mengingatkan agar perbedaan pandangan dalam forum tidak menimbulkan konflik di luar sidang.

“Pelajar adalah penentu masa depan bangsa. Jangan sampai organisasi hancur karena ego dan pemikiran yang tidak sehat,” tegasnya. (SN10)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini