Medan, Sinata.id – Direktur Akademi PSMS Medan, Legimin Raharjo, bersama mantan pelatih PSPS dan PON Sumatera Utara, Reswandi, serta pemain muda Bekasi City FC, Iksan Chan, memberikan motivasi kepada para siswa akademi sepak bola dalam kegiatan coaching clinic di Aula Lapangan The Green MS Medan, Minggu (17/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti peserta dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB), akademi sepak bola di Kota Medan, hingga masyarakat umum. Dalam coaching clinic itu, para peserta mendapatkan materi mengenai pembentukan karakter pemain, teknik dasar sepak bola, hingga motivasi untuk menikmati permainan secara positif.
Dalam pemaparannya, Legimin Raharjo membagikan pengalaman perjalanan kariernya sejak menimba ilmu di sekolah sepak bola hingga menjadi pemain PSMS Medan.
“Kalau ingin menjadi pemain sepak bola yang bagus, harus bekerja keras, rajin latihan, dan disiplin, baik di rumah maupun di lapangan. Mental dan konsistensi dalam latihan sangat penting,” ujar Legimin saat menghadiri syukuran anniversary pertama The Green Football Academy Medan.
Asisten pelatih tim senior PSMS Medan itu menegaskan bahwa prestasi merupakan bonus dari proses latihan yang konsisten dan terarah.
“Jangan terlalu fokus pada prestasi terlebih dahulu. Yang paling penting adalah peningkatan kualitas individu pemain melalui latihan yang rutin dan konsisten,” katanya.
Legimin juga mengingatkan para pemain muda untuk fokus mengasah kemampuan dasar sepak bola, terutama passing dan kontrol bola.
“Passing dan kontrol harus bagus. Tetap semangat dan konsisten dalam latihan. Selain itu, pemain juga harus belajar disiplin, termasuk merapikan perlengkapan latihan,” ungkapnya.
Sementara itu, mantan pemain PSMS Medan yang kini membela Bekasi City FC, Iksan Chan, mengajak para peserta untuk tetap fokus mengejar cita-cita sebagai pesepak bola profesional.
“Saya mulai masuk SSB sejak kelas 4 SD. Semua butuh proses dan tidak bisa instan. Kuncinya adalah fokus dan rajin latihan,” ujar Iksan.
Di kesempatan yang sama, Reswandi menekankan bahwa sepak bola tidak hanya soal kemenangan, tetapi juga mengajarkan sportivitas dan rasa hormat kepada sesama pemain, termasuk lawan di lapangan.
“Juara itu bonus. Yang terpenting adalah memahami dan mencintai sepak bola. Jaga pola hidup, hindari begadang, jangan terlalu sering bermain game, dan atur waktu istirahat dengan baik,” pesannya. (SN22)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini