Liverpool, Sinata.id – Mohamed Salah tidak perlu menyebut nama Arne Slot untuk membuat pernyataannya terasa seperti pisau.
Setelah kekalahan 2-4 dari Aston Villa, Jumat (15/5/2026) malam, pemain asal Mesir itu membuka Instagram dan menulis sesuatu yang langsung mengguncang Anfield.
“Saya ingin melihat Liverpool kembali menjadi tim heavy metal yang ditakuti lawan, kembali menjadi tim yang memenangkan trofi.
Itulah sepak bola yang saya tahu cara memainkannya dan identitas yang harus dipulihkan serta dipertahankan selamanya. Ini tidak bisa dinegosiasikan dan semua orang yang bergabung ke klub ini harus beradaptasi dengannya,” tulis Salah dikutip dari BBC, Minggu (17/5/2026).
Kalimat itu bukan sekadar curahan hati perpisahan. Itu serangan terselubung yang semua orang tahu kepada siapa ditujukan.
Sembilan Pemain Like, Satu Emoji Tepuk Tangan
Yang membuat pernyataan Salah semakin berbahaya bukan kata-katanya — tapi siapa yang merespons.
Andrew Robertson, Wataru Endo, Milos Kerkez, Dominik Szoboszlai, dan Ryan Gravenberch langsung menyukai postingan tersebut.
Mantan bintang Liverpool seperti Jordan Henderson, Trent Alexander-Arnold, dan Jarell Quansah pun ikut memberikan like.
Curtis Jones membalas dengan emoji tepuk tangan, sementara Hugo Ekitike memposting emoji jabat tangan.
Ini mungkin sekadar solidaritas terhadap kekecewaan bersama. Tapi dalam konteks Liverpool yang sedang dalam tekanan, gambaran para pemain berbondong-bondong menyetujui kritik terhadap manajer mereka adalah mimpi buruk bagi Slot.
Musim yang Hancur dalam Angka
Liverpool musim ini hanya mengoleksi 59 poin dan kemasukan 52 gol di Premier League — rekor kebobolan terburuk mereka dalam satu musim 38 laga sejak 1914-15.
Kekalahan dari Villa menjadi yang ke-12 di liga musim ini. Masih ada satu laga tersisa — melawan Brentford di Anfield, sekaligus penampilan terakhir Salah bersama Liverpool.
Slot telah kehilangan kepercayaan publik dengan cepat sejak memenangkan Premier League di musim pertamanya menggantikan Jurgen Klopp.
Dan kini, sang bintang yang paling dicintai fans pun secara terbuka merindukan era yang lain.
Impian Alonso yang Kini Milik Chelsea
Di balik drama Salah, ada subplot yang tidak kalah menyakitkan bagi sebagian besar pendukung Liverpool.
Xabi Alonso, yang selama ini dianggap sebagai penerus alami Slot oleh banyak suporter Liverpool, kini hampir dipastikan menuju Chelsea.










Jadilah yang pertama berkomentar di sini