Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Regional

Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS di Muratara Bertambah Jadi 18 Orang

korban bus als diidentifikasi
Korban bus ALS diidentifikasi. (Foto: Idntimes)

Palembang, Sinata.id  – Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan truk tangki di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, kembali bertambah menjadi 18 orang.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Moh. Hasan Palembang, Kombes Pol. Budi Susanto mengatakan, dari total korban meninggal tersebut, 17 orang tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan.

Advertisement

“Untuk meninggal total ada 18 orang, 17 meninggal saat kejadian, dan satu orang meninggal dalam perawatan,” ujar Budi Susanto, Jumat (8/5/2026).

Ia menjelaskan, 17 korban yang meninggal di lokasi harus menjalani proses identifikasi Disaster Victim Identification (DVI) dan pemeriksaan DNA.

Sedangkan satu korban yang meninggal setelah dirawat tidak lagi menjalani proses identifikasi karena identitasnya sudah diketahui.

“Yang meninggal di Muratara itu tidak kita lakukan operasi DVI karena identitasnya jelas dan sebelumnya sudah dilakukan perawatan,” jelasnya.

Sebelumnya, jumlah korban tewas tercatat sebanyak 16 orang.

Dari jumlah itu, 14 korban merupakan penumpang dan awak Bus ALS, sedangkan dua lainnya adalah sopir dan kernet truk tangki.

Namun dalam proses ante mortem dan identifikasi lanjutan, tim forensik menemukan satu jenazah tambahan yang diduga merupakan anak berusia di bawah lima tahun.

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini