Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Nasional

Program Bedah Rumah Ditargetkan Sentuh 3 Juta Unit hingga 2029

wakil ketua dpr ri, sari yuliati, menyebut pemerintah menargetkan pembangunan dan perbaikan hingga 3 juta rumah layak huni sampai 2029. setiap tahun, program tersebut diproyeksikan menjangkau sekitar 400 ribu rumah tidak layak huni (rtlh) di seluruh indonesia.
Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati

Jakarta, Sinata.id – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau “bedah rumah” kembali ditegaskan sebagai salah satu prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.

Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menyebut pemerintah menargetkan pembangunan dan perbaikan hingga 3 juta rumah layak huni sampai 2029. Setiap tahun, program tersebut diproyeksikan menjangkau sekitar 400 ribu Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di seluruh Indonesia.

Advertisement

“BSPS ini bersifat stimulan, bukan bantuan penuh. Pemerintah mendorong partisipasi masyarakat untuk memperbaiki rumah secara mandiri,” ujarnya saat penyerahan bantuan di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (2/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, bantuan diserahkan secara simbolis kepada penerima di Lombok Timur dan akan dilanjutkan secara bertahap di wilayah lain di NTB berdasarkan data yang telah diverifikasi.

Baca Juga  Dapur MBG Saja Masih Bermasalah, DPR Minta BPJPH Fokus Awasi Produk Halal Dalam Negeri

Melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia, setiap unit rumah memperoleh bantuan sebesar Rp20 juta.

Rinciannya, Rp17,5 juta digunakan untuk pembelian bahan bangunan dan Rp2,5 juta untuk upah tenaga kerja. Penyaluran dana dilakukan langsung kepada penyedia material dan pekerja guna menjaga transparansi.

Sari menegaskan, program ini mengedepankan semangat gotong royong antara pemerintah dan masyarakat. Jika biaya renovasi melebihi bantuan, penerima didorong menambah secara swadaya.

Ia menilai perbaikan rumah tidak hanya berdampak pada kondisi fisik bangunan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup, kesehatan keluarga, serta produktivitas ekonomi.

Untuk tahun ini, alokasi BSPS di Pulau Lombok mencapai sekitar 1.400 unit, dengan sekitar 350 unit di antaranya berada di Lombok Timur.

Baca Juga  Bupati Tapsel Bedah Rumah Warga Berdinding Tepas, Lantai Tanah dan Langganan Banjir

Sari juga menyatakan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan program agar tepat sasaran, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Selain itu, ia mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang melanjutkan program-program pro-rakyat, termasuk BSPS.

Menurutnya, kesinambungan kebijakan menjadi kunci percepatan pembangunan nasional.

Ia berharap program ini dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus berkontribusi pada pencapaian visi Indonesia Emas 2045, khususnya dalam mendorong kemandirian daerah di NTB. (A18)

Sumber: Parlementaria

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini