Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Dunia

Iran Sindir Militer AS di Negara Arab ‘Pangkalan Boneka’

iran sindir militer as di negara arab 'pangkalan boneka'
Mojtaba Khamenei. foto: int

Teheran, Sinata.id – Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menuding kehadiran militer Amerika Serikat di Timur Tengah sebagai sumber utama ketidakstabilan kawasan, serta mengkritik negara-negara Arab yang menampung fasilitas militer AS. Pernyataan disampaikan melalui siaran televisi pemerintah Iran pada Kamis (30/4).

Dalam pernyataan itu, Khamenei menyebut fasilitas militer AS di negara-negara Teluk sebagai “pangkalan boneka” yang dinilai tidak mampu menjamin keamanan kawasan.

Advertisement

Ia menegaskan bahwa keberadaan pasukan asing, khususnya Amerika Serikat, justru memperburuk situasi keamanan di wilayah tersebut.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan pasca-serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu.

Serangan itu kemudian dibalas oleh Teheran dengan menargetkan sejumlah pangkalan dan aset militer AS di kawasan.

Baca Juga  AS Kerahkan 10 Kapal Perang, Trump Ancam Serang Iran Jika Negosiasi Gagal

Khamenei juga menegaskan komitmen Iran untuk menjaga keamanan di Teluk Persia serta menghentikan apa yang disebutnya sebagai penyalahgunaan jalur perairan oleh pihak musuh.

Ia menyatakan pengelolaan baru terhadap Selat Hormuz akan memberikan dampak positif berupa stabilitas, kemajuan, dan manfaat ekonomi bagi negara-negara di kawasan tersebut.

Mojtaba Khamenei diketahui menggantikan posisi pemimpin tertinggi Iran setelah wafatnya Ali Khamenei dalam serangan yang sama pada akhir Februari.

Sejak penunjukan, ia belum pernah tampil langsung di hadapan publik dan hanya menyampaikan pesan melalui media resmi pemerintah atau pernyataan tertulis.

Kondisi tersebut memunculkan spekulasi mengenai keberadaannya. Sejumlah laporan intelijen Amerika Serikat sebelumnya menyebutkan bahwa Khamenei diduga berada dalam kondisi kritis, meskipun tidak ada konfirmasi resmi dari pihak Iran terkait hal tersebut. (A58)

Baca Juga  Malaysia Siaga Krisis BBM 2026, Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini