Pematangsiantar, Sinata.id — Polemik dugaan investasi bermasalah yang menyeret nama Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Pematangsiantar terus menjadi sorotan.
Sejumlah nasabah mengaku mengalami kerugian hingga Rp4,2 miliar, namun hingga kini belum memperoleh kepastian pengembalian dana maupun penjelasan resmi dari pihak bank di tingkat cabang.
Kasus ini diduga bermula pada masa kepemimpinan kepala cabang sebelumnya, ketika sejumlah nasabah ditawari program investasi yang kemudian bermasalah. Para nasabah menduga adanya keterlibatan oknum internal, sehingga mereka merasa yakin untuk menanamkan dana.
Kini, setelah dana tak kunjung kembali, nasabah menuntut pertanggungjawaban. Namun, sikap pihak BNI Pematangsiantar dinilai belum transparan dan cenderung menghindari klarifikasi langsung.
Saat dikonfirmasi di kantor cabang pada Selasa (28/4/2026), petugas keamanan berinisial SD menyebut pimpinan tidak berada di tempat.
“Pimpinan tidak ada di kantor, belum tahu kapan datang,” ujarnya.
Petugas tersebut sempat menyampaikan akan menghubungi bagian humas. Namun, setelah menunggu sekitar 30 menit, ia kembali menyatakan bahwa pihak humas juga tidak berada di lokasi.
Situasi tersebut menimbulkan kesan kurang terbuka. Ketika dimintai penjelasan lebih lanjut, petugas keamanan justru mengarahkan awak media untuk melihat klarifikasi melalui media sosial.
“Silakan lihat di Instagram BNI pusat, sudah ada penjelasan,” katanya.
Bahkan, saat ditanya mengenai identitas kepala cabang yang menjabat saat ini, petugas tersebut tidak dapat memberikan jawaban pasti.
Pernyataan ini memunculkan tanda tanya di tengah publik. Hingga saat ini, pihak BNI Cabang Pematangsiantar belum memberikan keterangan resmi secara langsung kepada nasabah maupun masyarakat.
Sikap tersebut dinilai tidak mencerminkan prinsip transparansi, terutama dalam kasus yang menyangkut kerugian dalam jumlah besar. Publik pun mendesak agar pihak bank segera memberikan penjelasan terbuka serta langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi nasabah.
Hingga berita ini diterbikan, belum ada pernyataan resmi dari BNI Cabang Pematangsiantar terkait tuntutan nasabah maupun mekanisme penyelesaian kasus tersebut. (SN10)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini