Pematangsiantar, Sinata.id – Karnaval dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-155 Kota Pematangsiantar Tahun 2026 berlangsung meriah pada Jumat (24/04/2026) sore.
Kegiatan ini dilepas langsung oleh Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, dari depan Lapangan Parkir Pariwisata, Jalan Merdeka.
“Dengan menyebut nama Tuhan Yang Maha Esa, karnaval dalam rangka Hari Jadi ke-155 Kota Pematangsiantar secara resmi saya lepas,” ujar Wesly sembari mengibarkan bendera start.
Usai dilepas, para peserta karnaval berjalan melintasi rute yang telah ditentukan, yakni Jalan Merdeka, Jalan Sutomo, Jalan Sudirman, dan berakhir di Lapangan Adam Malik. Sepanjang rute, peserta menampilkan beragam atraksi budaya, seni, serta kendaraan hias yang menarik perhatian masyarakat.
Wali Kota Wesly bersama unsur Forkopimda dan tamu undangan tampak menyaksikan penampilan peserta dari panggung kehormatan.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Ribuan warga memadati titik start hingga sepanjang jalan yang dilalui peserta karnaval untuk menyaksikan kemeriahan acara.
Wesly memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Para peserta sangat bersemangat, dan masyarakat juga antusias menyaksikan. Ini menunjukkan kebersamaan yang luar biasa,” katanya.
Ia berharap karnaval tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat persatuan masyarakat dari berbagai latar belakang di Kota Pematangsiantar yang memiliki motto Sapangambei Manoktok Hitei.
“Kesuksesan kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi kita untuk terus berbenah, meningkatkan pelayanan publik, serta mempererat persaudaraan demi masa depan kota yang lebih baik,” ujarnya.
Meski cuaca terik, hal itu tidak menyurutkan semangat warga untuk menyaksikan berbagai atraksi seni, pawai budaya, hingga parade kendaraan hias yang menampilkan kekayaan kearifan lokal.
Salah seorang warga, Riska, mengaku bangga dengan kemeriahan perayaan HUT tersebut.

“Saya senang melihat perayaan ulang tahun Kota Siantar semeriah ini. Kegiatan seperti ini membuat kami sebagai warga merasa bangga,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Sari (42), pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi karnaval. Ia mengaku merasakan dampak positif dari kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, dagangan saya cepat habis. Acara seperti ini sangat membantu meningkatkan pendapatan kami,” katanya.
Sementara itu, Syifa, warga Kecamatan Siantar Martoba, mengaku sengaja membawa anak-anaknya untuk menyaksikan karnaval.
“Ini sekaligus menjadi sarana edukasi budaya bagi anak-anak. Kami sangat terhibur,” tuturnya.
Dari kalangan pelaku usaha, Humas PT STTC, Erdy Winata, menyebutkan pihaknya mengerahkan sekitar 2.000 karyawan untuk berpartisipasi dalam karnaval.
“Kami menampilkan berbagai atraksi seperti parade satpam, drum band, barongsai, mobil hias, hingga penampilan seni lainnya sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, tema mobil hias yang diusung meliputi Kota Pendidikan, Kota Wisata, Kota Industri, dan Kota Perdagangan, dengan filosofi utama Sapangambei Manoktok Hitei.

Selain PT STTC, karnaval juga diikuti kontingen dari seluruh kecamatan, organisasi perangkat daerah (OPD), TP PKK, perbankan, perhotelan, Perumda Air Minum Tirta Uli, Taman Hewan Siantar, rumah sakit, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Pematangsiantar, Hamzah Fanshuri Damanik, juga mengapresiasi kesuksesan acara tersebut.
“Karnaval ini dimeriahkan puluhan kontingen dengan berbagai atraksi budaya. Ini menunjukkan kekompakan masyarakat. Harapannya, di usia ke-155 tahun, Pematangsiantar semakin maju dan berbudaya,” ungkapnya. (ADV)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini