Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
NewsSimalungun

Digempur Pasar Online, Penjualan Lembu Kurban Peternak Simalungun Anjlok

digempur pasar online, penjualan lembu kurban peternak simalungun anjlok
Peternak di Simalungun keluhkan penjualan lembu anjlok usai diterpa pasar online. (Foto: Akbar Harahap)

Simalungun, Sinata.id– Meski Idul Adha 1446 H/2025 tinggal dua hari lagi, peternak lembu di Kabupaten Simalungun mengeluh penjualannya menurun drastis. Salah satu peternak, M Nainggolan di Kecamatan Tapian Dolok, menyebutkan hal ini terjadi karena maraknya penjualan lembu secara online.

M Nainggolan mengaku, tahun sebelumnya ia bisa menjual 5 ekor lembu kurban, namun tahun ini hanya terjual 1 ekor. “Sekarang pasar online sudah banyak, jadi penjualan langsung jauh berkurang,” ujarnya saat menggembalakan lembunya di Jalan Medan, Rabu (5/6/2025).

Advertisement

Menurutnya, teman-temannya sesama peternak juga mengalami penurunan penjualan yang signifikan. Meski begitu, harga lembu kurban tahun ini masih stabil, berkisar Rp90.000–Rp100.000 per kilogram, tergantung kondisi hewan.

Baca Juga  Bertemu Langsung dengan Dedi Mulyadi, Pengakuan Penjual Es Gabus Berubah-ubah dan Picu Polemik Baru

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Simalungun, Resna Siboro, mengakui baru mengetahui dampak penjualan online terhadap peternak lokal. Namun, ia menegaskan pasar lembu Simalungun tetap diminati, terutama dari Sumatera Barat dan Aceh.

“Banyak pembeli dari Padang dan Aceh, apalagi jelang Idul Adha. Tiga bulan setelahnya pun permintaan masih tinggi,” jelasnya.

Dia juga memastikan kesehatan hewan kurban terkontrol dengan baik, termasuk penurunan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). “Saat ini tidak ada laporan PMK pada lembu,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Simalungun H Anton Achmad Saragih menyumbangkan 29 ekor lembu untuk Idul Adha tahun ini. Hewan-hewan tersebut akan didistribusikan ke sejumlah masjid yang telah ditetapkan. Demikian disampaikan panitia kurban Fikri Damanik.

Baca Juga  Kode Redeem FF 4 Januari 2026: Bundle Langka, Evo Gun, dan Item Gratis Terbaru

“Insyaallah besok (6 Juni) sudah kami salurkan ke masing-masing masjid,” ujar Damanik. (Akb)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini