Paris, Sinata.id – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan dan pertemuan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Pertemuan keduanya digelar di Istana Élysée, Paris, pada Selasa (14/04/2026).
Apa istemewanya istana kebanggaan warga Prancis tersebut?
Istana Élysée bukan sekadar tempat tinggal resmi Presiden Prancis.
Ia adalah simbol kekuasaan, sejarah panjang, dan diplomasi kelas dunia. Berikut hal-hal yang membuatnya menarik:
1. Pusat Kekuasaan Prancis
Istana ini adalah kediaman resmi Presiden Prancis sejak 1848.
Dari sinilah keputusan-keputusan penting negara diambil, mirip seperti Istana Negara di Indonesia atau Gedung Putih di AS.
2. Lokasi Prestisius di Paris
Terletak di jantung Paris, dekat Champs-Élysées, istana ini berada di kawasan elite yang menjadi pusat politik dan budaya.
3. Arsitektur Klasik Elegan
Dibangun pada 1722, Élysée menampilkan gaya arsitektur klasik Prancis dengan interior mewah.
Ruang-ruang seperti Salon Murat dan Salon des Portraits sering dipakai untuk pertemuan resmi kepala negara.
4. Panggung Diplomasi Dunia
Banyak pertemuan penting antar pemimpin dunia digelar di sini, termasuk kunjungan Prabowo Subianto dengan Emmanuel Macron.
Istana ini menjadi simbol hubungan internasional dan negosiasi global.
5. Tidak Selalu Terbuka untuk Umum
Berbeda dengan beberapa istana lain, Élysée sangat terbatas aksesnya.
Publik hanya bisa masuk pada momen tertentu, seperti Journées du Patrimoine (Hari Warisan Eropa), sehingga menambah kesan eksklusif.
6. Saksi Sejarah Besar
Istana ini telah melewati berbagai era penting Prancis—dari monarki, revolusi, hingga republik modern.
Banyak keputusan politik penting dalam sejarah Prancis lahir dari tempat ini.
Istana Élysée menarik karena memadukan sejarah, kekuasaan, kemewahan, dan diplomasi global dalam satu tempat. (A08)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini