Pematangsiantar, Sinata.id – Jalan amblas di sekitar Mall Irian Jalan Gereja sehingga membentuk lubang yang cukup besar, disikapi Wakil Ketua DPRD Pematangsiantar, Frengki Boy Saragih, Senin (30/3/2026).
Menurut politisi Partai NasDem ini, meski perbaikan Jalan Gereja merupakan tanggungjawab Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), sebaiknya Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi tetap memberikan perhatian serius, dengan melakukan perbaikan.
Hal itu dimintakan Frengki, karena yang paling merasakan dampak dari kerusakan jalan tersebut adalah warga Kota Pematangsiantar. Sebab secara umum, pengguna Jalan Gereja merupakan warga Pematangsiantar.
Untuk itu, Frengki pun meminta wali kota untuk tidak bersikap kaku, lalu hanya menunggu Pemprovsu untuk bertindak.
“Wali kota kita ini mau-nya jangan kaku-lah. Memang itu jalan provinsi, tapi yang merasakan dampaknya dominan warga Siantar,” ucapnya.
Lebih lanjut Frengki kembali mengingatkan agar wali kota segera memperbaiki Jalan Gereja, karena kerusakan Jalan Gereja (amblas) termasuk “forcemajeur” atau bencana.
Dengan kategori “forcemajeur”, sudah sepantasnya Pemko Pematangsiantar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Pematangsiantar mengedepankan kepentingan warganya, agar Jalan Gereja nyaman dilintasi.
Kemudian wali kota juga diingatkan untuk bersikap bijak. ” Bagaimana kian kalau jalan itu putus. Apa harus menunggu provinsi, biar bisa dilintasi? Bisa-bisa terganggu ekonomi kita, kalau hanya mengandalkan provinsi. Jadi wali kota harus bijak,” tandasnya.
Setidaknya, lanjut Frengki, Dinas PUTR Pematangsiantar segera melakukan tindakan yang sifatnya sementara, agar jalan dapat dilalui dengan nyaman.
“Jadi sebaiknya, sudah bisalah Dinas PUTR meletakkan plat baja di atas lubang, biar bisa dilintasi,” tukas politisi berlatar teknik sipil ini, lalu menambahkan, bahwa tidak menyalahi aturan bila Pemko Pematangsiantar yang melakukan perbaikan. (A18)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini