Jakarta, Sinata.id – Film Run Hide Fight menyoroti aksi bertahan hidup seorang siswi sekolah menengah atas yang berusaha menyelamatkan diri dan teman-temannya saat terjadi penembakan di lingkungan sekolah.
Tokoh utama, Zoe Hull, merupakan siswi kelas akhir yang tinggal bersama ayahnya, Todd, setelah ibunya, Jennifer, meninggal dunia.
Kehilangan tersebut membuat hubungan Zoe dan sang ayah menjadi renggang dan tidak lagi harmonis.
Insiden bermula ketika Zoe berangkat ke sekolah dan melihat perilaku mencurigakan dari salah satu teman sekelasnya, Chris Jelick, yang tampak menanam sesuatu di area sekolah. Namun, kecurigaan itu tidak ditindaklanjuti karena dianggap sebagai hal sepele.
Situasi berubah drastis saat serangkaian ledakan terjadi di kota tersebut, diikuti dengan aksi penyerangan di sekolah.
Sebuah mobil van menerobos masuk ke area kantin, kemudian empat pelaku bersenjata keluar dan mulai melancarkan aksinya.
Kelompok penyerang dipimpin oleh Tristan Voy bersama tiga rekannya, yakni Anna Jelick, Kip Quade, dan Chris. Mereka menembaki sejumlah siswa, sementara sebagian lainnya dijadikan sandera.
Dalam aksi tersebut, seorang siswa bernama Lewis Washington dipaksa menyiarkan langsung situasi penyanderaan melalui akun resmi media sosial sekolah untuk menarik perhatian publik.
Di tengah kekacauan, Zoe berhasil melarikan diri dengan memanfaatkan jalur di atas plafon kamar mandi. Dari luar, ia berupaya memperingatkan siswa lain agar segera menyelamatkan diri dari ancaman penembakan.
Run Hide Fight merupakan film yang ditulis sekaligus disutradarai oleh Kyle Rankin. Film ini pertama kali diputar dalam ajang Venice Film Festival 2020, sebelum dirilis secara luas melalui platform streaming The Daily Wire pada 14 Januari 2021.
Isabel May memerankan tokoh Zoe Hull, didampingi sejumlah aktor lain seperti Radha Mitchell, Thomas Jane, Eli Brown, Olly Sholotan, dan Britton Sear. (A58)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini