Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 11 Mei 2026 |15:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14975 14774 (MNA) 14550 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO KEMBAYAN
14875 14624 (MNA) 14450 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO PARINDU
14885 14699 (MNA) 14550 (PBI) 14975 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI dan segmen LOCO
  • Persaingan harga masih cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Sains & Teknologi

AI Pocket Lab, Superkomputer Mini Seukuran Powerbank dengan Kemampuan Setara PhD

ai pocket lab, superkomputer mini seukuran powerbank dengan kemampuan setara phd
AI Pocket Lab, superkomputer mini yang dikembangkan oleh startup Amerika Serikat, Tiiny AI. (wccftech)

Pematangsiantar, Sinata.id – Sebuah perangkat kecerdasan buatan berukuran mini menarik perhatian dunia teknologi.

Perangkat bernama AI Pocket Lab ini dikembangkan oleh startup asal Amerika Serikat, Tiiny AI, dan diklaim memiliki kemampuan setara level doktor (PhD).

Advertisement

Meski berukuran ringkas dan dapat dimasukkan ke dalam saku, AI Pocket Lab disebut sebagai superkomputer AI terkecil di dunia. Dimensinya hanya sekitar 14,2 × 8 × 2,53 cm, setara dengan ukuran powerbank kecil.

Mampu Jalankan Model AI Tanpa Internet

Keunggulan utama AI Pocket Lab terletak pada kemampuannya menjalankan model bahasa besar (large language model/LLM) secara lokal tanpa koneksi internet. Perangkat ini mampu memproses model AI kompleks hingga 120 miliar parameter.

Baca Juga  25 Prompt AI Poster Idul Fitri 2026, Cara Mudah Bikin Desain Lebaran Keren

Dengan kemampuan menangani beban kerja lebih dari 100 miliar parameter, AI Pocket Lab dinilai memenuhi kategori superkomputer, melampaui perangkat mini-PC atau workstation konvensional.

Kemampuan tersebut memungkinkan perangkat ini:

Memecahkan masalah secara mandiri

Melakukan penalaran abstrak

Menyusun perencanaan strategis

Konsep ini dinilai lebih praktis dibandingkan sistem AI konvensional yang bergantung pada infrastruktur pusat data (data center).

Spesifikasi dan Teknologi Pendukung

AI Pocket Lab dibekali prosesor ARM 12 inti, serupa dengan yang digunakan pada smartphone, laptop, dan tablet.

Selain itu, perangkat ini memiliki:

RAM LPDDR5X sebesar 80 GB

Alokasi 48 GB khusus untuk Neural Processing Unit (NPU)

Dukungan komputasi hingga 190 triliun operasi per detik (TOPS)

Baca Juga  Lebih Praktis, WhatsApp untuk Apple Watch Dukung Balasan Teks-Suara

Saat ini, perangkat tersebut mampu menjalankan model AI seperti GPT-OSS 120B.

Teknologi Optimasi untuk Performa Maksimal

Untuk menjalankan model AI besar pada perangkat kecil, Tiiny AI menggunakan sejumlah teknologi optimasi, di antaranya:

TurboSparse
Teknologi ini memungkinkan model berjalan lebih cepat dengan hanya memproses parameter yang dibutuhkan dalam setiap komputasi.

PowerInfer
Sistem ini mengatur pembagian tugas antara CPU, GPU, dan NPU secara efisien. Selain itu, PowerInfer juga mengelola konsumsi daya dengan menyesuaikan performa sesuai kebutuhan.

Dukung Tren Edge Computing

Pengembangan AI Pocket Lab merupakan bagian dari tren edge computing, yaitu pemrosesan AI yang dilakukan langsung di perangkat, bukan di server pusat.

Baca Juga  Samsung Galaxy A57 5G Resmi Hadir di Indonesia: Spesifikasi, Fitur, dan Harga

Pendekatan ini memiliki sejumlah keunggulan:

Mengurangi ketergantungan pada cloud

Menekan konsumsi energi pusat data

Meningkatkan privasi pengguna

Selain itu, perangkat ini sangat potensial digunakan di wilayah dengan keterbatasan jaringan, seperti stasiun penelitian terpencil, kapal, maupun pesawat.

Inovasi AI yang Lebih Praktis dan Aman

Dengan kemampuan menjalankan AI secara lokal, AI Pocket Lab menawarkan solusi yang lebih efisien dan aman. Data pengguna tidak perlu dikirim ke server pihak ketiga, sehingga risiko kebocoran dapat diminimalkan.

Kehadiran perangkat ini menjadi langkah baru dalam perkembangan teknologi AI, sekaligus membuka peluang penggunaan kecerdasan buatan yang lebih luas, praktis, dan ramah privasi di masa depan. (A02)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini