Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 18 Mei 2026 |17:55 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15225 15200 (TON) 15170 (AGM) 15300 EUP ACC
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · DMI
15225 15170 (AGM) 15150 (IBP) 15300 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · LOCO PARINDU
15225 15170 (AGM) 15150 (IBP) 15300 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · FOB PALOPO
14785 14550 (PBI) 14445 (MNA) 14950 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI dengan ACC di level 15.300. Persaingan harga masih kompetitif antar bidder. Tender LOCO PARINDU berakhir WD, sementara tender FOB PALOPO belum terdapat bidder.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Nasional

Kabar Duka! Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Profil dan Kekayaannya

kabar duka! bos djarum michael bambang hartono wafat, ini profil dan kekayaannya
Michael Bambang Hartono. (kompas)

Jakarta, Sinata.id – Kabar duka datang dari dunia usaha Indonesia. Pengusaha sekaligus pemilik Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026).

Michael mengembuskan napas terakhir di Singapura pada pukul 13.15 waktu setempat. Informasi tersebut dikonfirmasi oleh Corporate Communication Manager PT Djarum, Budi Darmawan.

Advertisement

“Keluarga besar PT Djarum berduka cita atas wafatnya Bapak Michael Bambang Hartono pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 13.15 waktu Singapura,” ujar Budi dalam keterangan tertulis.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat informasi lebih lanjut mengenai rencana pemakaman almarhum.

Michael dikenal sebagai salah satu tokoh penting di industri rokok nasional melalui PT Djarum. Bersama saudaranya, Robert Budi Hartono, ia mengembangkan bisnis keluarga hingga menjadi salah satu konglomerasi terbesar di Indonesia.

Baca Juga  Mega Tunjuk Rapidin Kembali Pimpin PDIP Sumut 2025-2030

Selain di sektor industri rokok, keluarga Hartono juga merupakan pemegang saham pengendali di Bank Central Asia (BCA), yang menjadi salah satu bank swasta terbesar di Tanah Air, terutama setelah proses akuisisi pascakrisis ekonomi 1998.

Profil Singkat

Michael lahir di Kudus, Jawa Tengah. Ia menempuh pendidikan menengah di kota kelahirannya sebelum melanjutkan studi di Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro, Semarang.

Sejak dekade 1970-an, ia berperan dalam ekspansi bisnis keluarga ke berbagai sektor, seperti tekstil, elektronik melalui PT Hartono Electronic (Polytron), furnitur, bahan bangunan, hingga industri kertas dan usaha lainnya.

Di luar dunia bisnis, Michael juga dikenal memiliki minat besar terhadap olahraga bridge. Ia turut berkontribusi dalam mendorong cabang olahraga tersebut hingga dipertandingkan dalam ajang Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.

Baca Juga  Janji Besar Prabowo di Malang: Ongkos Haji Lebih Murah

Bahkan, pada usia lanjut, ia masih aktif sebagai atlet dan berhasil menyumbangkan medali perunggu untuk Indonesia. Bonus yang diterimanya kemudian disalurkan kembali untuk pembinaan olahraga. (A02)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini