Bekasi, Sinata.id – Suasana di Masjid Jami’ Al-Azhar Jakapermai tampak lebih hidup menjelang akhir Ramadan. Masjid ini menjadi tempat singgah bagi para pemudik yang beristirahat di tengah perjalanan panjang.
Kehangatan semakin terasa saat Menteri Agama Nasaruddin Umar turun langsung meninjau fasilitas “Masjid Ramah Pemudik”. Ia menyapa para musafir tanpa sekat, membaur dengan mereka yang tengah melepas lelah.
Sapaan hangat Menag disambut antusias. Para pemudik yang datang dari berbagai daerah, baik menggunakan motor, bus, maupun kereta, tampak sumringah meski wajah mereka menyiratkan kelelahan perjalanan.
Dalam kesempatan itu, Menag menyampaikan doa dan pesan agar para pemudik tetap berhati-hati. Ia berharap seluruh musafir dapat tiba dengan selamat dan berkumpul bersama keluarga saat Lebaran.
Tak hanya bagi yang pulang kampung, Menag juga mengingatkan mereka yang tidak mudik agar tetap mendoakan orang tua di kampung halaman. Menurutnya, jarak tidak boleh memutuskan ikatan batin dan doa.
Fasilitas di masjid tersebut pun mendapat apresiasi dari pemudik. Ade, salah satu pengendara motor tujuan Indramayu, mengaku terbantu dengan layanan yang disediakan, mulai dari takjil hingga makanan siap saji.
Ia juga mengingatkan sesama pemudik, khususnya yang melintasi jalur Pantura, agar tidak memaksakan diri saat lelah. Istirahat di masjid atau tempat aman menjadi pilihan penting demi keselamatan perjalanan.
Secara nasional, tercatat ada 6.859 masjid yang disiapkan sebagai “Masjid Ramah Pemudik” selama Lebaran 1447 Hijriah. Program ini dihadirkan untuk mendukung perjalanan masyarakat agar lebih aman, nyaman, sekaligus penuh makna kebersamaan. (A18)
Sumber: Situs Kemenag







Jadilah yang pertama berkomentar di sini