Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
News

Andar Harahap Dorong IPDN Tinggalkan Stigma Kekerasan

andar harahap dorong ipdn tinggalkan stigma kekerasan
Andar Harahap (Parlementaria)

Sumedang, Sinata.id – Upaya pembenahan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) terus didorong agar lembaga pendidikan kedinasan tersebut benar-benar meninggalkan citra lama yang identik dengan praktik kekerasan.

Katanya, pembinaan praja diharapkan lebih menitikberatkan pada pendidikan akademik, pembentukan karakter, serta relasi yang sehat antara senior dan junior.

Advertisement

Anggota Komisi II DPR RI, Andar Amin Harahap, menilai IPDN memiliki posisi penting dalam menyiapkan calon aparatur pemerintahan yang akan bertugas langsung melayani masyarakat. Karena itu, proses pendidikan di kampus tersebut harus mampu membentuk pamong praja yang profesional dan berintegritas.

“IPDN ini tentu memiliki nilai yang sangat strategis. Di sinilah kader-kader pemerintahan ditempa sehingga nantinya setelah lulus dapat memberikan yang terbaik, khususnya dalam bidang pemerintahan, pelayanan, dan pengayoman kepada masyarakat,” kata Andar saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI ke Kampus IPDN di Sumedang, Jawa Barat, Rabu (11/3/2026).

Baca Juga  Sidang Uji Materi UU Cipta Kerja, DPR Tegaskan Tarif Telekomunikasi Tetap Lindungi Konsumen

Politikus Fraksi Partai Golkar itu menegaskan bahwa pola pembinaan lama yang berpotensi memunculkan praktik negatif sudah seharusnya ditinggalkan. Ia berharap hubungan antara senior dan junior di lingkungan kampus diarahkan menjadi lebih konstruktif.

“Ke depan harus lebih baik. Pola-pola lama ditinggalkan. Sudah tidak waktunya lagi ada budaya kekerasan. Hubungan senior dan junior harus saling membina dan saling mengingatkan agar lebih positif,” tegas Andar yang juga merupakan alumni sekolah kedinasan tersebut.

Ia juga mengingatkan para praja agar memanfaatkan masa pendidikan untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun karakter. Dengan pembinaan yang tepat, para lulusan IPDN diharapkan mampu menjadi pamong praja yang hadir sebagai pelayan sekaligus pengayom masyarakat.

Baca Juga  Percepat Pemulihan Fiskal dan Moneter di Wilayah Terdampak Bencana Sumut

Hal senada disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto. Menurutnya, Kementerian Dalam Negeri bersama pimpinan IPDN saat ini sedang melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem pendidikan di kampus tersebut.

Perubahan itu meliputi proses penerimaan praja, penyempurnaan kurikulum, hingga pola pembinaan di dalam lingkungan kampus.

“Sudah ditinggalkan masa lalu yang lekat dengan stigma kekerasan. Kami fokus pada penguatan akademik serta pembinaan yang menyiapkan calon abdi negara dan pamong praja yang andal,” ujar Bima. (A18)

Sumber: Parlementaria

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini