Jakarta, Sinata.id — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberi peringatan keras kepada jajaran pengawas internal di Kementerian Keuangan. Ia meminta Inspektorat Jenderal (Irjen) memperkuat pengawasan agar setiap pelanggaran di lingkungan kementerian bisa terdeteksi lebih dulu sebelum diseret aparat penegak hukum dari luar.
Pesan itu disampaikan Purbaya di tengah sorotan publik terhadap sejumlah kasus yang melibatkan oknum pegawai di institusi yang mengelola keuangan negara tersebut. Ia menegaskan, pengawasan internal harus menjadi garis pertahanan pertama untuk menjaga integritas lembaga.
“Ke depan saya minta Pak Irjen bekerja lebih keras supaya kita menemukan kesalahan kita duluan dibanding orang luar,” kata Purbaya, dikutip Rabu (11/3/2026).
Ia menambahkan, langkah tersebut penting agar tidak ada lagi pihak eksternal yang lebih dahulu mengungkap pelanggaran di internal Kementerian Keuangan.
Citra Lembaga Dipertaruhkan
Purbaya mengakui bahwa beberapa kasus yang menjerat pegawai di Direktorat Jenderal Pajak maupun Direktorat Jenderal Bea dan Cukai belakangan ini telah memicu pertanyaan publik mengenai integritas lembaga. Meski hanya melibatkan sebagian kecil oknum, dampaknya dinilai bisa merusak reputasi institusi secara keseluruhan.
Menurutnya, posisi Kementerian Keuangan sangat strategis karena berkaitan langsung dengan pengelolaan uang negara. Karena itu, standar integritas dan disiplin di lingkungan kementerian harus dijaga tanpa kompromi.
Ia bahkan menilai satu atau dua kasus pelanggaran dapat menciptakan persepsi negatif yang luas terhadap kinerja ribuan pegawai lain yang sebenarnya bekerja dengan baik.
Irjen Diminta Jadi “Alarm Dini”
Dalam arahannya, Purbaya menekankan bahwa Inspektorat Jenderal harus mampu berperan sebagai sistem peringatan dini terhadap potensi penyimpangan. Jika ditemukan pelanggaran, ia meminta agar tindakan tegas dilakukan segera sesuai aturan yang berlaku.
“Kalau ada kesalahan, harusnya tim kita dari Pak Irjen yang mengetahui duluan dan kita ambil tindakan sesuai peraturan, bahkan sekeras-kerasnya kalau perlu,” ujarnya.
Purbaya juga mengingatkan para pegawai bahwa pengawasan internal kemungkinan akan diperketat dalam waktu ke depan. Langkah itu disebut sebagai upaya menjaga kepercayaan publik sekaligus memperbaiki citra Kementerian Keuangan di tengah sorotan terhadap integritas aparat negara.
Dengan peringatan tersebut, pemerintah berharap pengawasan internal tidak sekadar formalitas, melainkan menjadi mekanisme nyata untuk memastikan pengelolaan uang rakyat berlangsung transparan dan akuntabel. [a46]









Jadilah yang pertama berkomentar di sini