Tapteng, Sinata.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Binsar TH Sitanggang menyalurkan bantuan santunan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) kepada keluarga korban bencana alam di Tapteng.
Penyaluran santunan tersebut dilaksanakan di Hotel Pia Pandan, Tapteng, Jumat (6/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Binsar menyampaikan salam dari Bupati dan Wakil Bupati Tapteng yang tidak dapat hadir sehingga diwakili oleh dirinya.
Binsar menjelaskan, penyaluran santunan kepada para ahli waris merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana.
Baca juga:Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat di Desa Sibio-bio Tapteng Pascabanjir
“Pemerintah menyalurkan santunan kepada 78 ahli waris korban bencana, masing-masing menerima bantuan sebesar Rp15 juta secara tunai,” ujar Binsar.
Ia mengakui bahwa bantuan tersebut tidak dapat menggantikan kehilangan orang yang dicintai oleh keluarga korban. Namun diharapkan santunan tersebut dapat sedikit meringankan beban yang mereka alami.
“Kami menyadari santunan ini tidak akan mampu menggantikan kehilangan orang yang bapak dan ibu sayangi. Namun kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban keluarga dan menjadi semangat untuk bangkit kembali menjalani kehidupan,” katanya.
Binsar juga mengajak para ahli waris untuk tetap bersabar serta mengambil hikmah dari musibah yang terjadi.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan agar potensi bencana di masa mendatang dapat diminimalkan.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses penanganan bencana serta penyaluran bantuan ini,” ucapnya.
Baca juga:Penyintas Bencana Tapteng Desak Pemerintah Pusat Segera Cairkan Bantuan
Program Bantuan dari Kemensos
Sementara itu, perwakilan Kemensos, Ketua Pokja Pemulihan Sosial Direktorat Jenderal Perlindungan Sosial Korban Bencana Hijrah Manfaluty, menyampaikan bahwa program santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada keluarga korban bencana alam.
“Program ini merupakan wujud keseriusan pemerintah sekaligus ungkapan empati kepada para ahli waris korban bencana alam. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Hijrah.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana serta bersama-sama menjaga kelestarian alam untuk mengurangi risiko bencana di masa depan. (benny)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini