Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
News

Dua Pekan Tak ada Kepastian, Polres Simalungun Didesak Tangkap Pembunuh Jonres Sinaga

pptsb sedunia mendesak kapolres simalungun akbp marganda aritonang untuk segera menangkap pembunuh jonres sinaga.
(kiri) Ir Edison Sinaga. ist

Simalungun, sinata.id. – Punguan Pomporan Toga Sinaga Boru (PPTSB) sedunia mendesak Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang untuk segera menangkap pelaku pembunuhan Jonres Sinaga.

Korban tewas pada Selasa (22/4/2025) di ladang sawit milik marga Pasaribu, Kelurahan Pematang Tanah Jawa, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun.

Advertisement

Hingga dua minggu setelah kejadian, Polres Simalungun belum menangkap tersangka. Hal ini memicu kekecewaan keluarga dan PPTSB se-Indonesia.

Ketua umum  PPTSB Edison Sinaga, pada Kamis (8/5/2025), menegaskan, “Kami mendesak Polres Simalungun segera menangkap pelaku pembunuhan agar tidak menjadi bumerang bagi aparat kepolisian.”

Jonres Sinaga ditemukan tewas di ladang dekat rumah orang tuanya. Jenazah ditemukan oleh adik bungsunya pada siang hari, kemudian dilaporkan ke warga dan polsek setempat. Setelah permintaan keluarga, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk autopsi.

Baca Juga  Suami di TTU Mengubah Rumahnya Menjadi Lokasi Pembantaian, 3 Orang Tewas Seketika

“Hasil autopsi menyatakan Jonres dibunuh, namun polres belum menangkap pelaku,”ungkap keluarga.

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba membenarkan kasus ini sebagai tindak pidana pembunuhan.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan,” katanya kepada wartawan. PPTSB meminta proses hukum dipercepat agar keadilan bagi Jonres Sinaga segera terwujud. (*)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini