Batu Bara, Sinata.id – Peredaran narkoba di Kabupaten Batu Bara dinilai semakin tak terkendali dan menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Transaksi gelap disebut berlangsung secara terbuka di beberapa titik, memicu kekhawatiran terhadap masa depan generasi muda.
Ketua Muda Mudi Peduli Sumatera Utara (MMP-SU), Amry Butar Butar, menyoroti kondisi ini sebagai ancaman serius yang memerlukan tindakan tegas.
“Mustahil narkoba bisa bergerak bebas tanpa adanya kelemahan dalam pengawasan. Jika tidak ada langkah konsisten, masyarakat pasti bertanya-tanya ada apa sebenarnya di balik semua ini,” tegas Amry, Senin (16/2/2026).
Ia menambahkan, maraknya peredaran narkotika tanpa hambatan menunjukkan adanya celah serius dalam sistem pengawasan dan penindakan. Pembiaran kondisi ini berpotensi menghancurkan generasi muda Batu Bara secara perlahan.
Baca juga:Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 3,76 Gram Sabu Disita di Pondok Batu Tapteng
MMP-SU juga menyoroti minimnya sinergi yang terlihat antara Badan Narkotika Nasional Kabupaten Batu Bara dan Satuan Reserse Narkoba Polres Batu Bara. Kurangnya informasi mengenai operasi gabungan atau strategi yang terpublikasi justru menambah tanda tanya di mata masyarakat.
“Kalau memang ada kerja nyata di lapangan, sampaikan secara terbuka. Transparansi penting untuk mengembalikan kepercayaan publik,” ujarnya.
Isu dugaan keterlibatan oknum aparat dalam membekingi peredaran narkoba juga berkembang di masyarakat. Meski belum terbukti, Amry menegaskan isu tersebut tidak boleh dibiarkan menjadi spekulasi yang merusak citra institusi penegak hukum.
“Kami tidak ingin berasumsi. Namun diamnya pihak berwenang justru memperbesar kecurigaan. Jika tidak ada yang disembunyikan, seharusnya tidak ada yang perlu ditutup-tutupi,” tambahnya.
MMP-SU menekankan kritik yang disampaikan merupakan bentuk kepedulian terhadap daerah, bukan serangan terhadap institusi tertentu. Mereka mendesak aparat penegak hukum menunjukkan komitmen nyata dalam memberantas narkoba secara serius, transparan, dan tanpa kompromi.
Baca juga:Penggerebekan Dini Hari di Sibolga, Satresnarkoba Amankan Residivis
Sementara itu, Kapolres Batu Bara AKBP Dolly Nelson HH Nainggolan belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.
Masyarakat kini menunggu langkah tegas aparat, karena jika peredaran narkoba terus dibiarkan, bukan hanya keamanan yang terancam, tetapi masa depan Kabupaten Batu Bara yang dipertaruhkan. (SN10)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini