Batu Bara, Sinata.id – Upaya menjaga jati diri budaya Melayu terus diperkuat di Kabupaten Batu Bara.
Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian, menegaskan pentingnya pelestarian tradisi lokal sebagai perekat sosial masyarakat, khususnya menjelang datangnya bulan suci Ramadhan tahun 2026.
Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri sekaligus mengukuhkan kepengurusan Laskar Melayu Batu Bara (LMB) di halaman Kantor Jurnal Polis, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Selasa (10/2/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk LMB, untuk terus merawat dan menghidupkan tradisi khas Melayu seperti pesta tapai, mogang, dan mandi belimau. Menurutnya, tradisi tersebut bukan sekadar ritual budaya, tetapi juga mengandung nilai kebersamaan, gotong royong, serta spiritualitas yang memperkuat ikatan sosial masyarakat.
Baca juga:Malam Pembukaan Pesta Tapai Batu Bara 2026 Hadirkan Budaya dan Hiburan Rakyat
“Budaya adalah identitas. Jika budaya dijaga, persatuan dan kebersamaan akan tetap terpelihara,” ujar Baharuddin di hadapan para undangan.
Pada kesempatan tersebut, Baharuddin secara simbolis menyerahkan bendera pataka Laskar Melayu Batu Bara sebagai tanda resmi pengukuhan organisasi. Ia juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada kaum duafa sebagai wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Pengukuhan LMB dinilai menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran organisasi kemasyarakatan Melayu sebagai mitra strategis pemerintah daerah, terutama dalam menjaga persatuan, stabilitas sosial, serta mendukung pembangunan berbasis kearifan lokal.
Bupati juga menekankan pentingnya kekompakan masyarakat Melayu di Batu Bara. Ia mengingatkan bahwa solidaritas menjadi kunci agar budaya dan nilai-nilai Melayu tetap hidup dan lestari di tengah arus modernisasi.
“Selama kita kompak dan solid, Melayu akan tetap berdiri tegak. Takkan Melayu hilang di bumi,” tegasnya.
Baca juga:Bupati Batu Bara Hadiri Rakernas XVII APKASI 2026, Bahas Arah Pembangunan Daerah
Lebih lanjut, Bupati Batu Bara menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan LMB, termasuk dalam pengembangan kawasan kampung nelayan di Medang Deras, Lima Puluh Pesisir, dan Tanjung Tiram. Program tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Sementara itu, Ketua Laskar Melayu Batu Bara, Abdul Kholid Zailani, menyatakan kesiapan penuh organisasinya untuk mendukung visi dan program pembangunan Pemerintah Kabupaten Batu Bara.
“Laskar Melayu Batu Bara siap berperan aktif menjaga persatuan serta melestarikan nilai-nilai budaya Melayu,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Pembina LMB, Dato’ Laksamana Setia Diraja Riansyah Putra Efendi Tanjung. Ia berharap keberadaan LMB dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta menjadi wadah yang mampu mengangkat harkat dan martabat Melayu di Kabupaten Batu Bara.
Acara pengukuhan tersebut turut dihadiri Ketua Papera Sumatera Utara Suratman, anggota DPRD Batu Bara Syaiful Bahri dan Sudarman, Asisten I Setdakab Batu Bara, Plt Kepala Disporabudpar, Camat Medang Deras, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan sejumlah perusahaan, di antaranya PT Inalum, PT Wilmar, dan PT Domba Mas. (SN10)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini