Jakarta, Sinata.id – Wortel dan apel tercatat sebagai jenis sayur dan buah dengan tingkat cemaran mikroplastik tertinggi berdasarkan sebuah studi ilmiah. Temuan ini mengungkap keberadaan partikel plastik berukuran sangat kecil dalam komoditas pangan yang dikonsumsi sehari-hari.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Environmental Research pada 2020 menemukan rata-rata 97.800 partikel mikroplastik per gram wortel. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 14,7 juta partikel pada satu buah wortel utuh. Ukuran partikel yang ditemukan pada produk pertanian umumnya di bawah 10 mikrometer.
Pada buah-buahan, apel menduduki peringkat tertinggi dengan kandungan rata-rata 223.000 partikel mikroplastik per gram. Mikroplastik didefinisikan sebagai potongan plastik berukuran lebih kecil dari 5 milimeter yang berasal dari berbagai sumber, termasuk lingkungan.
Paparan mikroplastik dalam tubuh manusia telah dikaitkan dengan berbagai potensi ancaman kesehatan dalam sejumlah penelitian, termasuk kanker, gangguan reproduksi, dan masalah kardiovaskular. Setiap tahunnya, diperkirakan 10 hingga 40 juta metrik ton partikel mikroplastik dilepaskan ke lingkungan.
Selain wortel dan apel, produk pangan lain yang tercatat mengandung mikroplastik dalam tingkat signifikan meliputi beras, garam laut, kerang-kerangan, air dalam kemasan plastik, bir, dan teh celup. Studi terpisah dalam Journal of Hazardous Materials menemukan kontaminasi polietilena, polipropilena, dan PET pada 95 persen sampel beras yang diuji.
Khusus untuk beras, kandungan mikroplastik ditemukan berkisar 3-4 miligram per 100 gram pada beras yang telah dicuci, dan dapat mencapai 13 miligram per 100 gram pada beras instan. Satu kantong teh celup juga dilaporkan dapat melepaskan lebih dari 11,6 juta partikel mikroplastik saat diseduh.
Para ahli merekomendasikan beberapa langkah untuk meminimalisasi asupan mikroplastik. Langkah-langkah tersebut antara lain memilih produk pertanian tanpa kemasan plastik, membeli dari sumber lokal dengan praktik pertanian yang transparan, mencuci buah dan sayuran secara menyeluruh, serta mengupas kulit produk sebelum dikonsumsi. (A58)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini