Medan, Sinata.id – Pucuk pimpinan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, berganti. Jabatan Kajari Medan kini dipegang Ridwan Sujana Angsar menggantikan Fajar Syah Putra. Pisah sambut jabatan digelar di Hotel Grand Mercure Medan, Rabu (4/2/2026).
Wakil Walikota Medan Zakiyuddin Harahap yang hadir mengatakan pergantian ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara kejaksaan dan pemko, terutama dalam memastikan program pemerintahan tetap berada di jalur hukum.
Menurutnya, Pemko Medan menyatakan harapan agar kolaborasi dan pendampingan hukum tetap berjalan erat di bawah kepemimpinan baru.
Menurut Zakiyuddin, selama ini peran kejaksaan tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga mitra strategis pemerintah daerah dalam memberi pendampingan terhadap berbagai kebijakan dan proyek. Ia menilai pola kerja sama itu perlu diteruskan oleh Kajari yang baru.
Dalam kesempatan itu, Zakiyuddin juga menyampaikan apresiasi kepada Fajar Syah Putra yang telah memimpin Kejari Medan sekitar satu tahun empat bulan. Ia menyebut koordinasi yang terbangun selama masa tugas Fajar berjalan intens, khususnya dalam urusan pencegahan persoalan hukum di lingkungan pemko.
Acara pisah sambut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Medan serta jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah. Suasana berlangsung formal namun cair, ditandai dengan pemberian cenderamata berupa tanjak, kain songket Melayu, dan plakat penghargaan kepada pejabat lama beserta istri.
Kajari Medan yang baru, Ridwan Sujana Angsar, mengatakan dirinya telah menjalani serah terima jabatan pada pagi hari sebelum acara tersebut.
Ia datang ke Medan setelah sebelumnya bertugas di Kupang. Ridwan menegaskan akan melanjutkan program yang sudah berjalan dan membuka ruang masukan dari para pemangku kepentingan daerah.
Ia juga meminta dukungan Forkopimda dan seluruh unsur pemerintahan agar pelaksanaan tugas penegakan hukum dapat berjalan maksimal. Ridwan menekankan pentingnya saling mengingatkan jika ditemukan hal yang keluar dari koridor aturan.
Sementara itu, Fajar Syah Putra dalam sambutan perpisahannya menyebut masa tugas di Medan sebagai pengalaman berharga dengan tantangan penegakan hukum yang tidak ringan.
Ia mengaku melihat sejumlah perkembangan positif selama bertugas dan menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah serta Forkopimda.
Pergantian Kajari Medan ini menandai babak baru koordinasi hukum di ibu kota Sumatera Utara, dengan fokus melanjutkan pendampingan dan pengawasan terhadap jalannya program pemerintahan daerah. (A58)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini