Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Sains & Teknologi

Google Kenalkan Fitur Anti Copet untuk Android

google kenalkan fitur anti copet untuk android
Oplus_16908288

Jakarta, Sinata.id – Google merilis sejumlah fitur keamanan baru pada sistem operasi Android 16 untuk meningkatkan perlindungan perangkat dari risiko pencurian. Pembaruan ini merupakan pengembangan dari fitur anti-copet yang pertama kali diperkenalkan pada 2024.

Salah satu fitur utama yang diperbarui adalah Failed Authentication Lock. Fitur ini berfungsi mengunci layar ponsel secara otomatis setelah terjadi beberapa kali percobaan pembukaan kunci yang gagal. Sebelumnya, fitur tersebut telah tersedia di Android 15, namun belum dilengkapi tombol khusus untuk pengaturan langsung oleh pengguna.

Advertisement

Pada Android 16, Google menambahkan kontrol khusus yang dapat diakses melalui menu pengaturan, sehingga pengguna memiliki kendali lebih besar atas fitur penguncian otomatis tersebut. Selain itu, Google juga memperpanjang durasi penguncian setelah percobaan pembukaan kunci gagal secara berulang, guna menyulitkan pelaku pencurian.

Baca Juga  Rosatom Siapkan Pembangkit Nuklir di Bulan

Google menjelaskan bahwa percobaan memasukkan kode kunci yang sama secara berulang tidak akan dihitung sebagai upaya baru. Dalam keterangannya, Google menyebut jumlah percobaan menebak kode kunci kini dibatasi lebih ketat dibandingkan sebelumnya. Informasi tersebut disampaikan Google dalam pengumuman resmi yang dikutip oleh 9to5Google, Senin (2/2/2026).

Selain itu, Google turut mematangkan fitur Identity Check pada Android 16. Fitur ini mewajibkan verifikasi biometrik saat pengguna hendak mengubah pengaturan sensitif di lokasi yang tidak termasuk tempat terpercaya, seperti di luar rumah atau kantor.

Pada versi terbaru, Identity Check diperluas cakupannya ke seluruh aplikasi yang mendukung Android Biometric Prompt, termasuk aplikasi perbankan digital dan pengelola kata sandi. Dengan perluasan ini, keamanan aplikasi pihak ketiga diharapkan tetap terjaga meskipun perangkat jatuh ke tangan orang lain.

Baca Juga  Rockstar Games Diduga Siapkan Trailer GTA VI, Video Misterius Muncul di YouTube

Google juga memperbarui layanan Remote Lock dengan menambahkan mekanisme pertanyaan keamanan. Pengguna kini harus menjawab pertanyaan tersebut sebelum dapat mengunci perangkat dari jarak jauh apabila ponsel hilang atau dicuri.

Seluruh fitur keamanan ini tersedia untuk perangkat yang menjalankan Android 10 atau versi lebih baru, sehingga dapat digunakan pula pada ponsel Android generasi lama. (A58)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini