Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Dunia

Hizbullah Peringatkan AS: Serang Iran Bisa Picu Konflik Besar

hizbullah peringatkan as: serang iran bisa picu konflik besar
Ilustrasi

Pematangsiantar, Sinata.id – Seorang pejabat senior gerakan perlawanan Hizbullah memperingatkan Amerika Serikat agar tidak mengambil langkah militer terhadap Iran, karena berpotensi memicu eskalasi konflik berskala regional.

Peringatan itu disampaikan Nawaf al-Moussawi, Kepala Bidang Perbatasan dan Sumber Daya Hizbullah, sebagaimana dikutip media Iran Press TV pada Kamis (29/1/2026). Ia menilai setiap aksi militer Washington terhadap Teheran kemungkinan besar berangkat dari salah perhitungan dan dapat “memicu letusan gunung berapi di kawasan.”

Advertisement

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan menyusul retorika keras Presiden AS Donald Trump, yang belakangan melontarkan ancaman agresi militer terhadap Iran. Dalam perkembangan terkait, Washington dilaporkan mengerahkan kapal induk USS Abraham Lincoln beserta armada pendamping ke wilayah Asia Barat, dekat perairan Iran.

Baca Juga  Airbus Tarik Ribuan A320 Setelah Insiden Gangguan Kendali

Menurut Moussawi, Trump menginginkan tercapainya kesepakatan dengan Iran. Namun jika upaya itu gagal, Washington disebut-sebut berupaya menekan hingga menjatuhkan pemerintahan Teheran.

Meski demikian, Moussawi menegaskan bahwa serangan militer, sekalipun dilakukan, tidak akan cukup untuk menggulingkan rezim pemerintah Iran.

Saat ditanya mengenai kemungkinan keterlibatan Hizbullah apabila terjadi serangan AS terhadap Iran, Moussawi memilih tidak memberikan jawaban pasti. “Kita akan membahasnya nanti,” ujarnya singkat. (A18)

Sumber: Iran Press TV

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini