Oleh: Pdt Manser Sagala, M.Th
Dunia Penuh dengan Permasalahannya
Kehidupan di dunia memang sering kali terasa berat, penuh dengan penderitaan, ketidakadilan, dan air mata. Dalam pandangan iman, Alkitab tidak menutupi realitas ini, melainkan memberikan penjelasan mengenai mengapa hal itu terjadi dan bagaimana seharusnya orang percaya menghadapinya.
Berikut adalah penjelasan mengenai permasalahan dunia berdasarkan Firman Tuhan:
1. Asal Mula Penderitaan: Dosa dan Kejatuhan Manusia
Dunia pada awalnya diciptakan “sungguh amat baik.” Namun, penderitaan masuk ketika manusia memilih untuk tidak taat kepada Allah. Sejak saat itu, seluruh ciptaan mengalami kerusakan.
Roma 5:12
“Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.”
Baca juga:Penyelesai Masalah Menurut Firman Tuhan: Hikmat, Damai, dan Kasih
Dosa mengakibatkan rusaknya hubungan manusia dengan Tuhan, dengan sesama, bahkan dengan alam semesta. Inilah akar dari berbagai konflik, keegoisan, dan rasa sakit yang terlihat hingga hari ini.
2. Realitas Hidup di Dunia yang ‘Rusak’
Tuhan Yesus sendiri secara jujur memperingatkan bahwa selama manusia hidup di dunia ini, mereka tidak akan luput dari masalah. Dunia ini bukanlah “rumah terakhir” yang sempurna bagi orang percaya.
Yohanes 16:33
“Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.”
Penderitaan bukan berarti Tuhan meninggalkan umat-Nya, melainkan bukti bahwa manusia hidup di dunia yang masih menantikan pemulihan total.
3. Permasalahan sebagai Proses Pemurnian
Alkitab mengajarkan bahwa Tuhan sering kali menggunakan “api” persoalan untuk membentuk karakter dan iman umat-Nya. Permasalahan bukanlah akhir, melainkan sarana pendewasaan.
Baca juga:Tahun Baru Terobosan Baru: Pembaruan Iman dan Hidup Menurut Firman Tuhan
Yakobus 1:2–4
“Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.”
4. Sumber Kekuatan dalam Menghadapi Masalah
Manusia tidak diminta untuk menanggung beban dunia seorang diri. Firman Tuhan memberikan undangan kepada setiap orang percaya untuk bersandar pada kekuatan-Nya yang tidak terbatas.
5. Pengharapan Akhir: Pemulihan Total
Penderitaan di dunia ini bersifat sementara. Iman Kristen memegang janji bahwa suatu hari nanti Tuhan akan menghapuskan segala air mata dan penderitaan secara permanen.
Wahyu 21:4
“Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau rasa sakit, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.”
Baca juga:Menghitung Hari: Seruan Hidup Bijaksana dalam Memanfaatkan Waktu Menurut Firman Tuhan
Kesimpulan
Dunia penuh masalah karena dosa, namun Tuhan tidak membiarkan manusia berjalan sendirian. Masalah diizinkan untuk membuat orang percaya semakin bergantung kepada-Nya, membentuk karakter, serta mengarahkan pandangan kepada janji kekekalan yang jauh lebih indah daripada penderitaan saat ini.
Kiranya perenungan ini meneguhkan iman bahwa di tengah dunia yang penuh persoalan, Tuhan tetap berdaulat, setia menyertai, dan menyediakan pengharapan yang tidak pernah mengecewakan bagi setiap orang yang bersandar kepada-Nya. (SN7)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini