Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Berbakat di Jalur Kriminal, Roy Kardo Masih Belum Kapok Masuk Bui

unit reskrim polsek medan timur menangkap residivis pencurian roy kardo rajagukguk usai membobol cafe sanova di medan. aksi malam hari itu berakhir dengan penangkapan dini hari dan proses hukum lanjutan.
Unit Reskrim Polsek Medan Timur menangkap residivis pencurian Roy Kardo Rajagukguk usai membobol Cafe Sanova di Medan. Aksi malam hari itu berakhir dengan penangkapan dini hari dan proses hukum lanjutan. (Ist)

Sinata.id – Aksi pencurian di sebuah kafe kembali membuktikan bahwa malam hari tak hanya milik kopi dan obrolan, tetapi juga kesempatan bagi mereka yang “berbakat” di jalur kriminal.

Unit Opsnal Reskrim Polsek Medan Timur menutup ruang gerak seorang pria bernama Roy Kardo Fransisco Rajagukguk (31), yang diduga menjadikan Cafe Sanova sebagai sasaran praktik lama yang tak pernah benar-benar ditinggalkannya.

Advertisement

Penangkapan dilakukan pada Rabu dini hari (17/12/2025) sekitar pukul 01.00 WIB, di Jalan Durung, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung.

Saat kebanyakan warga terlelap, polisi justru memastikan satu orang kembali “bangun” di balik jeruji.

Korban dalam peristiwa ini adalah Neneng Hildayanti (56), karyawan swasta yang berdomisili di Jalan Gurilla, Kelurahan Sei Kera Hilir II, Kecamatan Medan Perjuangan.

Baca Juga  Resedivis Bongkar Ruko Erafone di Medan Kota, Diringkus Saat Hendak Beraksi Lagi—Pelaku Dilumpuhkan Polisi

Baca Juga: Baru Pulang dari Jepang, Warga Bah Silulu Kecelakaan di Jalan Asahan, Kaki-Tangan Patah

Ia baru menyadari kafenya berkurang isinya, bukan karena diskon, melainkan karena tangan-tangan tak bertanggung jawab, setelah mendapat kabar dari warga sekitar.

Peristiwa pencurian itu sendiri terjadi pada Kamis malam (4/12/2025) sekitar pukul 21.30 WIB.

Mendapati sejumlah barang raib tanpa izin dan tanpa pamit, korban memilih jalur resmi, melapor ke Polsek Medan Timur.

Berbekal laporan tersebut, tim opsnal yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Khairul Fajri Lubis langsung bergerak.

Penyelidikan mengarah ke kawasan Jalan Sering. Informasi yang dikantongi tak disimpan lama, polisi pun meluncur dan mengamankan Roy, yang tampaknya belum kapok meski pernah “berkenalan” lebih dulu dengan penjara.

Baca Juga  Pemuda Asal Nias Selatan Diciduk Polisi Usai Curi HP di Klinik

Dalam proses pengembangan untuk mencari barang bukti, pelaku sempat mencoba opsi klasik, melawan dan kabur.

Sayangnya, skenario itu berakhir cepat.

Petugas mengambil tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur, memastikan langkah pelarian hanya menjadi rencana singkat.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan satu helai baju hitam-merah yang digunakan saat beraksi, serta uang tunai yang diduga hasil penjualan barang curian.

Dalam pemeriksaan, Roy mengakui perbuatannya tidak sendirian.

Ia beraksi bersama rekannya Sofyan Hakim di dalam Cafe Sanova.

Lebih jauh, polisi mencatat bahwa Roy bukan wajah baru dalam dunia kejahatan.

Ia merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor, yang pada 2019 sempat menjalani hukuman satu tahun enam bulan penjara, sebuah pengalaman yang rupanya belum cukup menjadi pelajaran.

Baca Juga  Dewan Pengawas Perumda Tirta Uli 2025–2029 Dilantik

Kini, Roy kembali menghuni ruang tahanan Polsek Medan Timur. [dfb]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini