Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Pematangsiantar

Anggota DPR RI Mangihut Sinaga Gelar Sosialisasi Empat Pilar

anggota dpr ri mangihut sinaga gelar sosialisasi empat pilar
Anggota DPR Mangihut Sinaga. ist

Pematangsiantar, Sinata.id – Anggota DPR RI, Manghihut Sinaga, menggelar sosialisasi empat pilar MPR RI (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika) di GKPI Aek Nauli, Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Siantar Selatan, Selasa sore (16/12/2025).

Mangihut menjelaskan tujuan empat pilar kebangsaan MPR RI, antara lain menjaga kemajemukan, mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia serta merawat Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia yang sangat majemuk, dengan perbedaan latar belakang Agama, Suku dan Ras. Lanjutnya, tantangan kebangsaan saat ini terbagi dua, yaitu dari Internal dan Eksternal.

Advertisement

“Kalau tidak kita jaga 4 pilar kebangsaan ini, maka kita tidak bisa mempertahankan kemajemukan itu,” ucap anggota Komisi III DPR RI tersebut.

Baca Juga  Sekda Siantar Penuhi Asa Pedagang Emperan Jalan Imam Bonjol dan Thamrin

Menurutnya, sosialisasi ini harus tetap dilakukan terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa. Harus menjadi konsep harga mati bagi semua, bahwa nilai nilai pancasila merupakan sumber dari norma itu sendiri.

“Ini tanggung jawab kita semua, bukan hanya tanggung jawab suatu institusi/lembaga, kita harus bergandengan tangan menjaga NKRI. Negara ini milik semua warga negara,” ujar mantan staf ahli Jaksa Agung tersebut.

Mangihut mengajak para peserta untuk memahami dan mempedomani empat pilar tersebut serta merawat dan menjaganya.

“Jangan sampai kita kehilangan moralitas etika karena kita tidak melestarikan nilai nilai 4 pilar kebangsaan ini,” tutur mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara itu. (*)

Penulis: Hendrik Nainggolan

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini