Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
NewsPematangsiantar

Wesly Silalahi Paparkan Upaya dan Tantangan Anti Korupsi di KPK

wesly silalahi paparkan upaya dan tantangan anti korupsi di kpk
Wesly Silalahi (ist)

Jakarta, Sinata.id – Walikota Pematangsiantar, Wesly Silalahi memaparkan berbagai upaya pencegahan korupsi dan tantangan pelayanan publik di Kota Pematangsiantar dalam Rapat Koordinasi Penguatan Sinergi dan Kolaborasi KPK dengan Pemerintah Daerah, Senin (28/04/2025), di Gedung Merah Putih KPK RI, Jakarta.

Wesly menjelaskan bahwa berdasarkan Monitoring Center for Prevention (MCP) tahun 2024, Pemko Pematangsiantar mencatat capaian 95 persen, menempatkan kota tersebut di peringkat 65 nasional dan peringkat 1 di Sumatera Utara. Ia mengapresiasi atas peran KPK dalam mendukung perbaikan tata kelola pemerintahan di daerahnya.

Advertisement

“Kami terus berkomitmen memperkuat sistem pelayanan publik dan mencegah korupsi dengan menggandeng lembaga terkait, termasuk melalui arahan dari Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK,” ujar dia.

Baca Juga  Tiga Kali Ganti Wali Kota, Perda Disabilitas di Siantar Masih Tetap Nol

Namun, Wesly mengakui masih ada kendala, khususnya di sektor pengadaan barang dan jasa. Rendahnya capaian di area ini disebabkan belum optimalnya konsolidasi pengadaan dan minimnya pelaksanaan lelang dini untuk proyek strategis.

“Kami berharap Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah dapat memberikan bimbingan teknis dan coaching clinic kepada aparatur kami, agar proses pengadaan dapat berjalan lebih efektif dan sesuai regulasi,” imbuhnya.

Rapat koordinasi yang digelar mulai 28 April hingga 22 Mei 2025 ini diikuti perwakilan dari Provinsi Sumatera Utara dan sejumlah kabupaten/kota, termasuk Kota Pematangsiantar, Asahan, Tebing Tinggi, Tanjungbalai, Simalungun, Deli Serdang, dan Serdang Bedagai.

Turut hadir dalam acara Ketua DPRD Timbul Marganda Lingga, Wakil Ketua Daud Simanjuntak dan Frengky Boy Saragih, Sekda Junaedi Antonius Sitanggang, serta sejumlah pejabat lainnya. (*)

Baca Juga  Polres Siantar Peduli, 2 Bocah yang Sempat Hilang Bertemu Kembali dengan Ibunya

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini