Pematangsiantar, Sinata.id – Jawaban Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi SH MKn membuat Fraksi Nurani Keadilan DPRD Pematangsiantar, kecewa.
Kekecewaan diungkap juru bicara (jubir) Fraksi Nurani Keadilan, Sabariah Harahap, saat membacakan pandangan akhir fraksinya terhadap Rancangan APBD Tahun 2026 pada sidang paripurna DPRD Pematangsiantar, Sabtu malam, 29 Nopember 2025.
Munculnya rasa kecewa terhadap jawaban, karena jawaban Wesly atas pemandangan umum fraksi-fraksi dinilai normatif dan tidak mengena.
“Fraksi Nurani Keadilan sesungguhnya menyayangkan dan kecewa dengan jawaban-jawaban wali kota yang terkesan normatif dan tidak mengena,” ucap Sabariah.
Beranjak dari rasa kecewa tersebut, selanjutnya Fraksi Nurani Keadilan mengingatkan Wesly, agar tidak mengulangi jawaban normatif dan tidak mengena subtansi yang dipertanyakan.
“Kami harap wali kota tidak mengulangi lagi jawaban demikian di dalam menyikapi pemandangan umum fraksi-fraksi,” tandas Sabariah.
Selanjutnya, masih melalui pandangan akhir, Fraksi Nurani Keadilan kembali mengingatkan wali kota agar menempatkan pejabat ASN (Aparatur Sipil Negara) sesuai dengan kapasitasnya, serta menghindari rangkap jabatan.
“Jangan terjadi dikotomi antara pejabat-pejabat berdasarkan lulusan atau latar belakang pendidikan. Tetapi tempatkanlah pejabat sesuai dengan kemampuannya. Bukan atas dasar suka atau tidak suka,” sebut Sabariah. (*)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini