Sinata.id – Gangguan besar menyasar internet dunia pada Selasa malam (18/11/2025), sejumlah layanan digital global tersendat bahkan tidak bisa diakses setelah Cloudflare down. Cloudflare merupakan penopang utama jaringan internet modern, mengalami kerusakan internal yang menjalar cepat ke berbagai platform.
Dalam hitungan menit, laporan keluhan membanjiri media sosial. Pengguna di berbagai negara mengaku tidak bisa membuka situs, mengakses aplikasi, hingga mengalami gagalnya proses login di layanan tertentu.
Gangguan ini tak hanya menyasar situs-situs layanan besar seperti OpenAI, Facebook, Spotify, dan AWS, bahkan situs-situs berita yang menggunakan layanan Cloudflare pun tak dapat diakses.
Situasi ini memicu kepanikan digital dan menimbulkan efek domino di hampir seluruh sektor layanan online. Dalam laporan terbaru, bahkan situs-situs judi online (Judol) dikabarkan turut terkena imbas dari gangguan ini.
Cloudflare akhirnya merilis pernyataan resmi. Mereka mengonfirmasi bahwa jaringan global perusahaan sedang mengalami internal service degradation yang berdampak ke sejumlah layanan inti.
Kronologi Lengkap Gangguan Berdasarkan Status Resmi Cloudflare
Cloudflare melaporkan masalah mulai terlihat pada 11:48 UTC. Berikut kronologi pemulihan yang terekam di Cloudflare System Status, disajikan dalam format berita:
11:48 UTC — Gangguan Pertama Teridentifikasi
Cloudflare menyatakan sedang mengalami degradasi sistem internal.
Beberapa layanan mengalami gangguan intermittan.
Tim fokus melakukan pemulihan awal.
12:03–12:53 UTC — Investigasi Intensif
Serangkaian pembaruan menyebut investigasi terus dilakukan.
Belum ada perbaikan signifikan, dan tim teknis masih mencari sumber masalah.
12:21 UTC — Sinyal Pemulihan Muncul
Cloudflare melaporkan beberapa layanan mulai pulih, namun tingkat error masih tinggi.
13:04 UTC — WARP di London Dimatikan
Dalam upaya mitigasi, Cloudflare terpaksa menonaktifkan WARP access di London.
Pengguna di wilayah itu tidak bisa tersambung ke internet melalui WARP.
13:09 UTC — Akar Masalah Ditemukan
Cloudflare menyatakan bahwa sumber gangguan telah diidentifikasi dan perbaikan sedang diimplementasikan.
13:13 UTC — WARP & Access Mulai Pulih
Perubahan konfigurasi membuat layanan Cloudflare Access dan WARP kembali normal. Error rate turun ke posisi normal dan akses WARP di London kembali diaktifkan.
13:35–13:58 UTC — Pemulihan Bertahap
Cloudflare terus mengerjakan pemulihan layanan aplikasi yang terdampak luas. Perbaikan masih berlangsung.
14:22–14:34 UTC — Dashboard Cloudflare Pulih
Cloudflare mengumumkan dashboard layanan telah kembali berfungsi. Namun dampak pada layanan aplikasi masih dalam proses pemulihan.
14:42 UTC — Insiden Dianggap Selesai
Cloudflare menyatakan perbaikan sudah diimplementasikan sepenuhnya dan insiden dinyatakan resolved.
Tim tetap memantau untuk memastikan seluruh layanan kembali normal.
Sejumlah Layanan Dunia Ikut Terdampak
Sumber independen seperti Downdetector mencatat gangguan serentak pada sejumlah platform besar, termasuk:
-
OpenAI
-
AWS
-
Facebook & Meta Services
-
Canva
-
Spotify
-
BrightHR
-
Berbagai platform gim online
Bahkan DownDetector—situs pelaporan gangguan—ikut tumbang, memperlihatkan betapa luasnya skala dampak kerusakan Cloudflare.
Gangguan Satu Titik, Dampak Mengglobal
Graeme Stuart dari Check Point mengingatkan bahwa insiden ini adalah bukti betapa rapuhnya ekosistem internet yang terlalu terpusat kepada segelintir penyedia layanan cloud raksasa.
“Satu lapisan infrastruktur saja yang macet, seluruh dunia langsung merasakannya,” ujar Stuart.
Ia menyebut banyak perusahaan masih mengalirkan seluruh trafik melalui satu jalur tanpa cadangan memadai.
“Saat jalur itu jatuh, tidak ada fallback. Pola ini terus berulang,” katanya.
Pemulihan di Indonesia Mulai Terasa
Pada pukul 21.43 WIB, sejumlah situs di Indonesia mulai dapat diakses kembali.
Meski demikian, beberapa platform global dilaporkan masih mengalami delay sesekali.
Cloudflare menegaskan pemantauan tetap dilakukan hingga seluruh layanan stabil.
Sejumlah wilayah dunia masih melaporkan akses lambat. [a46]









Jadilah yang pertama berkomentar di sini