Info Market CPO
πŸ—“ Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.5K β€’ 0.2K β€’ 2.6K β€’DMI β€’ DMI β€’ LOCO PARINDU β€’ FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K Β· FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Model
PematangsiantarSimalungun

Pelajar SMA Tersesat di Gunung Simbolon, Ditemukan Setelah 7 Jam Hilang

d, seorang pelajar sma swasta di kota pematangsiantar, yang duduk di bangku kelas xii, bersama teman-temannya dilaporkan tersesat di gunung simbolon, minggu (16/11/2025).
Ilustrasi Gunung Simbolon

Pematangsiantar, Sinata.id – D, seorang pelajar SMA swasta di Kota Pematangsiantar, yang duduk di bangku kelas XII, bersama teman-temannya dilaporkan tersesat di Gunung Simbolon, Minggu (16/11/2025).

Orang tua D mengatakan, anaknya bersama teman-temannya mendaki Gunung Simbolon, Kecamatan Panombean Panei, Kabupaten Simalungun. Lalu sekira pukul 15.00 WIB, mereka hilang kontak.

Advertisement

Para pelajar tersebut berhasil ditemukan, setelah hilang sekira 7 jam oleh warga setempat. Persisnya ditemukan sekitar pukul 22.00 WIB, dan baru bisa turun, dan tiba di kaki gunung pada pukul 03.00 WIB dini hari, Senin (17/11/2025).

β€œMinggu pagi mereka berangkat, nggak niat bermalam,” ujarnya melalui sambungan telepon, Senin (17/11/2025).

Berawal dari anaknya yang tidak bisa di hubungi, orang tua D merasa khawatir. Tak lama kemudian, masuk pesan singkat whatsapp masuk ke ponselnya.

Baca Juga  Wesly Silalahi Hadiri KK Fair 2026 di Suzuya Mall, Dorong Kreativitas Anak

β€œAnak saya nggak bisa dihubungi, tapi tiba-tiba masuk WA. Mak, hubungi Basarnas, kami tersesat. Habis itu ditelepon tidak bisa lagi,” tuturnya.

Lanjutnya, ia mencari tahu teman-teman anaknya. Keluarga para pelajar itu pun mengambil inisiatif, dan langsung menuju lokasi.

Mereka tiba di kaki gunung sekitar pukul 20.00 WIB. Sebelum tim Basarnas tiba, keluarga meminta bantuan warga setempat untuk melakukan pencarian.

β€œKami minta tolong sama warga, anak kami ketemu sama warga jam 10 malam di atas,” ucapnya.

Dipaparkan orang tua D, para pelajar yang mendaki tersebut, sempat mencapai puncak dan berfoto. Namun, dalam perjalanan turun, mereka tersesat.

β€œMereka mendengar suara air, rupanya tidak ada airnya. Tapi dengar suara air lagi, cuma tidak ketemu air juga. Jadi mau naik ke atas lokasi awal, cuma tidak ketemu lagi,” ujar warga Rambung Merah tersebut. (Hendrik)

Baca Juga  Penegakan Hukum Melempem, Hutan Repa Penyangga Danau Toba Ditebas

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini