Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Boru Gultom Dibogem Saat Tagih Utang, Polisi Amankan Satu Pelaku

kasus boru gultom dibogem di medan perjuangan menarik perhatian publik. polsek medan timur berhasil menangkap satu pelaku pengeroyokan.
Kolase, Suryadani Syahwindri (kiri), Michelle Natalie Angel Gultom (kanan). (Dok. Polsek Medan Timur)

Sinata.id – Unit Reskrim Polsek Medan Timur menangkap seorang pelaku pemukulan (bogem) terhadap petugas penagih utang pinjaman, di Jalan Rakyat Gang Barumun, Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan. Pelaku bernama Suryadani Syahwindri (29) ditangkap tanpa perlawanan, sementara tiga rekannya yang turut menganiaya korban masih dalam pengejaran polisi.

Informasi dihimpun, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di kawasan padat penduduk Jalan Rakyat, Gang Barumun, Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan, Kamis sore (6/11/2025).

Advertisement

Seorang petugas lapangan penagih pinjaman menjadi korban pengeroyokan tak manusiawi, hanya karena urusan tagihan angsuran.

Korban pemukulan diketahui bernama Michelle Natalie Angel Gultom (22), mahasiswi yang juga bekerja sebagai petugas lapangan di perusahaan pembiayaan PT Amartha Mikro Fintek.

Baca Juga: Kompi 3 Batalyon A Pelopor Amankan Tiga Remaja Bersenjata Tajam

Baca Juga  Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Penangguhan Penahanan Bahar bin Smith

Siang itu, sekitar pukul 15.30 WIB, Michelle datang bersama rekannya, Kartini, untuk menagih cicilan dari salah satu nasabah, Nuramllyah.

Awalnya, proses penagihan berjalan lancar. Sang nasabah bahkan sempat membayar angsuran di tempat.

Namun, ketegangan muncul ketika Nuramllyah mendadak naik pitam dan mengeluarkan makian yang membuat situasi memanas.

“Udahlah, pergilah kalian! Kan udah kubayar!” bentaknya, disertai ucapan yang memicu adu mulut antara korban dan pelaku.

Tak lama berselang, empat pria keluar dari dalam rumah dan langsung mengeroyok Michelle tanpa ampun.

Korban dipukul bertubi-tubi, sementara suami sang nasabah bahkan berusaha merebut ponsel korban yang sempat digunakan untuk merekam kejadian tersebut.

Kartini, rekan korban, hanya bisa menjerit meminta pertolongan warga sekitar.

Direspon Cepat Polisi

Laporan dugaan penganiayaan pun segera diterima Polsek Medan Timur.

Baca Juga  Kawanan Perampok Bersajam Serang Warga Belawan di Siang Bolong, Polisi Selidiki Identitas Pelaku

Tim Unit Reskrim bergerak cepat. Sekitar pukul 17.00 WIB, dua jam setelah kejadian, polisi berhasil menangkap salah satu pelaku bernama Suryadani Syahwindri, seorang buruh bangunan yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian.

Penangkapan berlangsung tanpa perlawanan di rumah pelaku, Jalan Rakyat Gang Barumun, Medan Perjuangan.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan satu buah batu, yang diduga digunakan saat pengeroyokan berlangsung.

“Pelaku berhasil kami amankan setelah mendapat laporan dan informasi dari warga. Saat ini sudah kami bawa ke Mapolsek untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu Khairul Fajri Lubis, kepada awak media, Minggu (9/11/2025)

Tiga Pelaku Lainnya DPO

Dalam pemeriksaan awal, Suryadani mengakui perbuatannya. Ia bahkan menyebut tiga rekannya, Ilham, Rahmat, dan Farhan, ikut terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap korban. Ketiganya kini telah ditetapkan sebagai buronan polisi (DPO).

Baca Juga  Siswa SMK di Palembang Babak Belur Dianiaya Guru Olahraga

“Kami masih melakukan pengejaran terhadap tiga pelaku lainnya. Identitas mereka sudah kami kantongi,” tambah Iptu Khairul.

Sementara itu, korban Michelle telah menjalani pemeriksaan medis akibat luka memar di wajah dan tubuhnya.

Polisi memastikan kasus ini akan diproses hingga tuntas, mengingat tindakan pengeroyokan terhadap petugas penagih pinjaman bukan hanya mencoreng rasa kemanusiaan, tetapi juga mengancam keamanan pekerja lapangan di sektor keuangan mikro.

Polsek Medan Timur menegaskan, upaya pengejaran terhadap tiga pelaku lainnya terus dilakukan.

“Kami pastikan semua pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kanit Reskrim menutup keterangannya. [dfb]


penulis: zainal efendi
sumber: humas polsek medan timur

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini