Info Market CPO
πŸ—“ Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.2K β€’ 2.6K β€’DMI β€’ LOCO NGABANG β€’ LOCO KEMBAYAN β€’ LOCO PARINDU β€’ FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K Β· LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K Β· LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K Β· FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Model
Regional

Wagubsu Surya Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Mendagri

wakil gubernur sumatera utara (wagubsu) surya ikuti rapat koordinasi (rakor) pengendalian inflasi daerah yang dipimpin menteri dalam negeri (mendagri) tito karnavian secara virtual dari kantor gubernur sumut, jalan diponegoro nomor 30 medan, selasa (4/11/2025).
Wagubsu Surya

Medan, Sinata.id – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Surya ikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara virtual dari Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa (4/11/2025).

Provinsi Sumatera Utara (Sumut) berhasil menurunkan inflasi, dengan capaian deflasi sebesar 0,20% (month-to-month/m-to-m) pada Oktober 2025. Sementara secara tahunan (year-on-year/yoy), tingkat inflasi Sumut tercatat sebesar 4,97%, menandai tren penurunan dibanding bulan sebelumnya.

Advertisement

Mendagri dalam arahannya menyampaikan bahwa inflasi nasional pada Oktober 2025 tercatat sebesar 2,86% (yoy), dengan inflasi bulanan 0,28% (m-to-m). Penyumbang terbesar inflasi nasional adalah komoditas emas dan perhiasan.

β€œSaya pernah sampaikan bahwa saat ini terjadi peningkatan harga emas dunia. Kenaikan ini terutama dampak dari kebijakan beberapa negara yang menambah cadangan emasnya, sehingga mendorong kenaikan harga emas di Indonesia,” sebut Tito Karnavian.

Baca Juga  Mantan Istri Dokter M Syafril Firdaus Angkat Bicara Soal Kasus Pelecehan

Tito Karnavian pun meminta pemerintah daerah untuk mengembangkan kios stabilisasi pengendalian inflasi, sebagai langkah konkret menjaga harga kebutuhan pokok tetap stabil.

Selain itu, Tito juga mengingatkan seluruh pihak, baik kementerian maupun pemerintah daerah, agar mengantisipasi potensi inflasi pada Desember mendatang.

β€œMenjelang Natal dan Tahun Baru, permintaan masyarakat akan meningkat. Ini harus diantisipasi bersama agar harga tetap terkendali,” tandas Tito.

Sementara, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan, Sumut mencatat deflasi terdalam secara bulanan sebesar 0,20%. Dari 38 provinsi di Indonesia, sebanyak 26 provinsi mengalami inflasi dan 12 provinsi mengalami deflasi.

Amalia juga menyoroti enam provinsi dengan inflasi tahunan di atas 3,50% (yoy), seperti Sumut, Riau, Aceh, Sumbar, Sulteng, dan Jambi. Secara nasional, inflasi bulanan disumbang oleh empat komoditas utama, yaitu perhiasan emas, cabai merah, telur ayam ras, dan daging ayam ras.

Baca Juga  Bencana Alam taput Tewaskan 34 Orang

Khusus di Sumut, inflasi tahunan, selain dipicu emas, juga disebabkan oleh kenaikan harga cabai merah, beras, bawang merah, daging ayam ras, dan ikan segar. (*)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini