Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
News

Tampang Komplotan Begal Bacok Sejoli di Medan, Ternyata Sudah 14 Kali Beraksi!

komplotan begal bersenjata tajam di medan bacok sejoli di taman beringin, ternyata sudah 14 kali beraksi di berbagai lokasi kota.
Komplotan begal bersenjata tajam di Medan bacok sejoli di Taman Beringin, ternyata sudah 14 kali beraksi di berbagai lokasi kota. (Dok. Polsek Medan Baru)

Sinata.id – Aksi keji komplotan begal bersenjata tajam kembali bikin geger warga Kota Medan. Empat pemuda yang beraksi di kawasan Taman Beringin, Jalan Sudirman, ternyata bukan pemain baru.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Hendrik F. Aritonang, mengungkap bahwa mereka sudah 14 kali melancarkan aksi serupa di berbagai titik di kota ini!

Advertisement

“Dari hasil pemeriksaan, para pelaku mengaku sudah berulang kali melakukan aksi pembegalan dan pencurian sepeda motor. Totalnya ada 14 lokasi kejadian,” ujar Hendrik di hadapan awak media, Selasa (28/10/2025).

Salah satu dari pelaku diketahui bukan orang baru di dunia kriminal. Pemuda bernama Dafa Aulia Tampubolon (20) ternyata residivis yang sudah pernah keluar-masuk penjara.

Baca Juga  Terlibat Lima Kali Aksi Begal, Dua Remaja di Hamparan Perak Ditangkap

Ia bersama tiga rekannya yang masih berusia remaja biasa beroperasi secara berkelompok, mencari mangsa secara acak di jalan-jalan ramai Medan pada malam hari.

Berita Terkait: Begal Bersajam Serang Sejoli di Medan, Satu Luka Bacok, Motor Raib Didorong Kabur

Lokasi kejahatan mereka tersebar di berbagai titik strategis kota, mulai dari Taman Beringin di Jalan Sudirman, Jalan DI Panjaitan, Gatot Subroto, Ayahanda, Sei Belutu, Amir Hamzah, Sei Muara, hingga kawasan Darussalam dan Wahid Hasyim.

“Mereka berputar mencari korban. Kalau lihat target yang lengah, langsung diserang dan diambil motornya,” jelas Hendrik.

Satu Malam, Tiga Aksi Sekaligus

Ironisnya, pada malam kejadian Sabtu (25/10/2025), kelompok ini tidak hanya beraksi sekali. Polisi mencatat, dalam satu malam mereka berhasil menggondol tiga unit sepeda motor dari lokasi berbeda. Semua korban dibacok untuk melumpuhkan perlawanan sebelum motor dirampas.

Baca Juga  Pemuda di Bandung Rekayasa Aksi Begal, Nekat Lukai Diri Sendiri Demi Judol

“Malam itu saja mereka tiga kali beraksi. Target mereka sepeda motor. Mereka keliling membawa senjata tajam,” kata Hendrik.

Motor Dijual Murah, Uang Habis untuk Narkoba

Hasil kejahatan para pelaku dijual dengan harga miring, sekitar Rp3 juta per unit. Uangnya dipakai untuk kebutuhan harian dan sebagian dihabiskan untuk membeli narkoba.

“Uangnya mereka gunakan untuk hidup sehari-hari dan sebagian digunakan untuk konsumsi narkoba,” tambah Kapolsek.

Kini, empat pelaku sudah diamankan dan terancam hukuman berat atas serangkaian aksi brutal mereka.

Polisi masih terus mengembangkan penyelidikan untuk memburu penadah motor hasil curian dan kemungkinan pelaku lain yang terlibat. [zainal/dfb]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini