Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Pematangsiantar

ISPA Meningkat, Dinas Kesehatan Siantar Terbitkan Imbauan

pasien (penderita) infeksi saluran pernapasan akut (ispa) menunjukkan tren meningkat di kota pematangsiantar. dinas kesehatan (dinkes) pun terbitkan imbauan.
Dinas Kesehatan Pematangsiantar

Pematangsiantar, Sinata.id – Pasien (penderita) Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menunjukkan tren meningkat di Kota Pematangsiantar. Dinas Kesehatan (Dinkes) pun terbitkan imbauan.

Data Dinkes Kota Pematangsiantar, periode September 2025, kasus ISPA ditemukan di Kota Pematangsiantar sebanyak 1.053 kasus. Jumlah ini meningkat 15,7 persen dibanding bulan sebelumnya.

Advertisement

Sedangkan Dinkes Sumatera Utara mencatat, hingga September 2025 ditemukan 669.835 kasus ISPA di Provinsi Sumatera Utara. Jumlah itu meningkat 15,3 persen dari data Juli 2025. Atau meningkat 102.687 kasus.

Sementara, untuk menekan peningkatan kasus ISPA, Dinkes Pematangsiantar terbitkan imbauan kepada warga, diantaranya:

1. Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)

2. Cuci tangan dengan air mengalir dan menggunakan sabun atau hand sanitizer

Baca Juga  Dinkes Siantar dan BPOM Turun Langsung Periksa Jajanan Takjil

3. Menggunakan masker bagi masyarakat yang sakit atau berada di kerumunan.

4. Segera ke fasilitas kesehatan (faskes) apabila mengalami infeksi saluran pernafasan dan ada riwayat kontak dengan faktor risiko.

5. Makanan berimbang, serta olahraga teratur.

Dengan adanya imbauan tersebut, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pematangsiantar, Misran Pais berharap kasus ISPA dapat ditekan.

“Kalau imbauan berjalan seiring waktu, kasus jangan sampai menambah, dan dapat dicegah dengan adanya imbauan ini,” ucap Misran, Sabtu (25/10/2025).

Katanya, imbauan diterbitkan, agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan, dan pemantauan kasus ISPA maupun penyakit potensial kejadian luar biasa (KLB). (SN14).

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini