Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Dunia

Pesawat Kargo Jatuh di Hong Kong, Satu Staf Hilang

pesawat kargo jatuh ke laut usai mendarat di bandara internasional hong kong. satu staf bandara hilang, empat awak berhasil diselamatkan.
Pesawat kargo jatuh ke laut usai mendarat di Bandara Internasional Hong Kong. Satu staf bandara hilang, empat awak berhasil diselamatkan. (NYT)

Sinata.id – Suasana di Bandara Internasional Hong Kong mendadak berubah panik pada Senin dini hari (20/10/2025) waktu setempat. Sebuah pesawat kargo yang baru saja mendarat dari Dubai tergelincir dan jatuh ke laut di tengah badai yang mengguyur wilayah itu. Insiden ini langsung mengguncang salah satu bandara tersibuk di Asia tersebut.

Menurut pernyataan resmi Otoritas Bandara Hong Kong, kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.50 waktu setempat. Saat itu, pesawat jenis Boeing 747 yang dioperasikan maskapai kargo Turki, AirACT, atas nama Emirates Airline, kehilangan kendali saat melakukan pendaratan di landasan yang licin akibat hujan deras dan angin kencang.

Advertisement

Empat awak pesawat berhasil diselamatkan dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Namun, seorang staf bandara dilaporkan masih hilang, sementara satu lainnya ditemukan dalam kondisi selamat. Operasi pencarian dan penyelamatan segera digelar di sekitar lokasi pesawat yang tenggelam sebagian di perairan dekat landasan pacu.

Baca Juga  Krisis Energi Memanas, Negara-Negara Asia Berebut Kargo Bahan Bakar di Pasar Global

Foto-foto yang beredar di media sosial dan dilaporkan oleh AirNavRadar memperlihatkan kondisi pesawat yang mengenaskan—bagian ekor dan buritannya hilang, sementara badan pesawat tampak tenggelam di permukaan air. Meski demikian, sumber resmi belum memverifikasi keaslian gambar tersebut.

Baca Juga: Israel Kembali Gempur Gaza, Bantuan Kemanusiaan Dihentikan Usai Dua Tentara Tewas Disergap

Pesawat kargo berusia 32 tahun itu diketahui berangkat dari Bandara Internasional Dubai Al Maktoum dengan kode penerbangan EK9788. Hingga berita ini diturunkan, pihak Emirates maupun AirACT belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kecelakaan.

Akibat insiden ini, satu dari tiga landasan pacu di Bandara Hong Kong ditutup sementara untuk penyelidikan. Aktivitas penerbangan sempat terganggu, dengan sejumlah jadwal keberangkatan dan kedatangan ditunda.

Baca Juga  Pesawat Militer C-130 Jatuh di Georgia, 20 Prajurit Gugur

Kecelakaan ini menjadi salah satu tragedi terburuk di bandara tersebut sejak 27 tahun terakhir. Sebelumnya, pada tahun 1999, tiga orang tewas ketika pesawat China Airlines jatuh saat mendarat di tengah topan dan terbalik. Tragedi kali ini pun memunculkan kembali ingatan publik pada insiden serupa di masa lalu, termasuk kecelakaan di Bandara Kai Tak saat pesawat China Airlines 747 keluar dari landasan akibat badai besar.

Kini, otoritas penerbangan Hong Kong tengah fokus pada investigasi penyebab tergelincirnya pesawat kargo tersebut, seraya memastikan keselamatan penerbangan di tengah kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah itu.

“Kami masih dalam tahap awal penyelidikan dan seluruh upaya sedang dikerahkan untuk menemukan staf yang masih hilang,” ujar juru bicara Bandara Hong Kong dalam pernyataan resminya. [zainal/a46]

Baca Juga  Israel Cegat Kapal Bantuan, Gelombang Demo Bergulir di Eropa

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini